:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186201/original/000413300_1744584017-IMG-20250414-WA0008.jpg)
Repelita Jakarta - Pesawat tempur jenis F-16 milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara melakukan pengawalan terhadap kedatangan Raja Abdullah II bin Al Hussein dari Kerajaan Yordania Hasyimiah menuju wilayah Indonesia pada hari Jumat tanggal 14 November 2025 di mana rombongan tersebut tiba dengan aman.
Beberapa unit jet tempur F-16 tersebut terlihat secara ketat mengiringi pesawat yang mengangkut Raja Abdullah II beserta delegasinya mulai dari memasuki ruang udara Tanah Air hingga akhirnya melakukan pendaratan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma yang berada di wilayah Jakarta.
Tindakan serupa juga pernah dilakukan oleh pihak Yordania ketika menyambut lawatan resmi Presiden Prabowo Subianto ke kota Amman pada bulan April tahun 2025 lalu di mana pesawat yang membawa Prabowo mendapat pengawalan intensif dari dua pesawat tempur milik Angkatan Udara Yordania sampai berhasil mendarat tanpa kendala.
Sebagai catatan tambahan bahwa kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Raja Abdullah II ke Indonesia berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 14 hingga 15 November 2025 dan ini merupakan bentuk balasan atas kunjungan Prabowo ke Yordania beberapa bulan sebelumnya.
Prabowo serta Raja Abdullah II dikenal sebagai teman dekat yang memiliki hubungan persahabatan erat sehingga Prabowo secara pribadi turut menyambut kedatangan tamu negara tersebut langsung di lokasi Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Keduanya kemudian naik ke dalam satu kendaraan mobil yang sama untuk meninggalkan area Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta dengan Prabowo menempati posisi duduk di sebelah kanan sementara Raja Abdullah II berada di sebelah kiri pada kursi penumpang.
Rombongan tersebut selanjutnya bergerak menuju ke Istana Merdeka di Jakarta guna melaksanakan agenda pertemuan secara empat mata serta diskusi bilateral antara kedua pemimpin negara.
Prabowo juga telah menyiapkan acara jamuan makan malam resmi sebagai bagian dari penyambutan terhadap Raja Abdullah II dalam rangka memperkuat hubungan kedua negara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

