Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dikawal Emak-emak, Roy Suryo Penuhi Panggilan sebagai Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

 Roy Suryo saat menghadiri panggilan penyidik sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo, pada Kamis (13/11/2025).

Repelita Jakarta - Roy Suryo bersama dr. Tifauziah dan Rismon Hasiholan Sianipar memenuhi panggilan penyidik sebagai tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo pada Kamis, 13 November 2025.

Ketiganya tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10:16 WIB dan dikawal puluhan pendukung yang sebagian besar merupakan emak-emak.

Pantauan di lokasi menunjukkan rombongan pendukung berjalan bergerombol di belakang Roy Suryo dan dua rekannya. Beberapa di antaranya membawa poster dan salinan ijazah milik Roy Suryo.

Seorang ibu bernama Sri terlihat mengangkat kertas sambil berujar, Ini baru asli, lihat nih. Ada tanda legalisirnya.

Roy Suryo menegaskan bahwa kehadirannya bersama dr. Tifauziah dan Rismon Hasiholan bukan hanya untuk memenuhi panggilan hukum, tetapi juga mewakili suara rakyat.

Jadi kami hadir saya Rismon Hasiholan dan dr. Tifauziah alias dr. Tifa yang sudah ada di dalam bersama dengan kuasa hukum kami dan semua yang ikut kami mengucapkan terima kasih. Karena kami hadir bukan mewakili diri sendiri kami mewakili seluruh rakyat indonesia yang menginginkan perubahan untuk negeri ini, kata dia.

Roy Suryo menyampaikan pandangannya terkait kondisi negeri saat ini, menyebut bahwa selama satu dekade negara ini berada di bawah rezim yang sangat bengis yang menggunakan berbagai cara, termasuk isu ijazah palsu yang belum terungkap.

Karena negeri ini sudah lama sudah satu dekade mengalami suatu rezim yang sangat jahat sangat bengis yang utamanya menggunakan segala cara, segala daya termasuk menggunakan ijazah palsu yang kemudian tidak berani terbongkar sampai sekarang, sambung dia.

Selain itu, Roy Suryo menyinggung Presiden Prabowo Subianto dan meminta agar tidak mengulang kesalahan pemerintahan sebelumnya.

Kami di sini menegakkan kebenaran, jangan sampai pak presiden Prabowo Subianto mengulangi kesalah seperti rezim yang lalu yang telah mempidanakan 2 anak bangsa, masa rela pak prabowo menambah angka saktinya yaitu angka 8, tandas dia. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved