Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Budi Arie Kutu Loncat yang Ditolak Gerindra karena Tidak Lagi Bernilai bagi Partai

 Mengapa Banyak Kader Gerindra Menolak Budi Arie Masuk Partai?

Repelita Jakarta - Penolakan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi oleh Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dianggap wajar dalam konteks politik nasional.

Bagi sejumlah kader Gerindra, kehadiran Budi Arie berpotensi menimbulkan risiko bagi partai. Sosoknya dinilai sebagai “kutu loncat” yang berpindah-pindah afiliasi politik dan sulit memberikan kontribusi nyata.

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai setiap partai melakukan seleksi ketat terhadap calon kader, mulai dari rekam jejak, loyalitas, hingga manfaat elektoral.

“Gerindra, kadernya menilai lebih banyak negatifnya bila menerima Budi Arie. Sebagian kader Gerindra setidaknya menilai Budi Arie hanya sosok kutu loncat yang tak banyak manfaatnya bagi partainya,” ujar Jamiluddin, Senin, 17 November 2025.

Di internal Gerindra, muncul persepsi bahwa kehadiran Budi Arie berpotensi membawa masalah tambahan. Sosoknya dianggap bisa menebar pengaruh negatif seperti virus, sehingga kader partai memilih menjauh.

Sementara itu, PSI memiliki pertimbangan berbeda. Partai yang dipimpin Kaesang Pangarep ini menilai Budi Arie tidak memiliki nilai tambah untuk elektabilitas maupun dukungan publik.

“Karena itu, PSI merasa tidak perlu menawarkan ke Budi Arie untuk bergabung untuk menjadi kadernya,” tambah Jamiluddin.

Bagi PSI, seleksi calon kader fokus pada kemampuan meningkatkan dukungan politik dan keterlibatan publik, sehingga Budi Arie dinilai tidak memenuhi kriteria tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved