Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Yoon Suk-yeol Tolak Diperiksa Jaksa, Pengacara Sebut Negara Langgar Hak Asasi

 Eks Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Ogah Diperiksa Jaksa: Berbaring di Lantai, Hanya Kenakan Pakaian Dalam

Repelita Seoul - Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol kembali menolak permintaan jaksa penuntut untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus pemberontakan yang menjeratnya sejak Desember 2024.

Mengutip keterangan Reuters pada Sabtu 2 Agustus 2025, Yoon diketahui memilih tetap berbaring di lantai sel tahanannya ketika petugas mendatangi ruang isolasi untuk memintanya hadir.

Berdasarkan laporan kantor berita Yonhap, Yoon hanya tampak mengenakan kaus dalam dan celana dalam, tanpa seragam tahanan sebagaimana mestinya.

Juru bicara jaksa khusus, Oh Jung-hee, menyatakan dalam konferensi pers bahwa Yoon secara tegas menolak keluar dari ruang tahanan dan lebih memilih berbaring sambil memprotes prosedur yang ada.

Menanggapi pernyataan tersebut, salah satu pengacara Yoon, Yu Jeong-hwa, menilai kondisi kliennya yang hanya mengenakan pakaian minim di ruang sel yang panas mendekati 40 derajat Celsius adalah bentuk pelecehan terhadap martabat seorang mantan kepala negara.

Yu Jeong-hwa juga menuduh pihak penegak hukum sengaja mempermalukan Yoon dengan kondisi penahanan yang dinilai melanggar hak asasi narapidana.

Sejak dicopot Mahkamah Konstitusi pada April lalu, Yoon menghadapi ancaman hukuman mati akibat tuduhan upaya kudeta melalui penerapan darurat militer yang gagal.

Selain dakwaan pemberontakan, Yoon juga sedang dalam penyidikan tim jaksa khusus bentukan Presiden Lee Jae-myung terkait dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan pengaruh pemilu bersama sang istri, Kim Keon-hee.

Sejak Juli, Yoon menghuni sel isolasi di Pusat Penahanan Seoul setelah muncul dakwaan tambahan atas dugaan skandal politik yang melibatkan keluarganya.

Pihak kuasa hukum membantah seluruh tuduhan dan menyebut proses hukum terhadap Yoon sarat motif balas dendam politik dari pihak berwenang.

Penolakan pemeriksaan ini bukan yang pertama kali terjadi.

Pada Kamis 31 Juli 2025, tim pengacara Yoon juga membatalkan jadwal pemeriksaan dengan alasan kondisi kesehatannya menurun drastis hingga terancam kehilangan penglihatan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved