Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[GEGER] Solo Tidak Suka AHY, Connie Bakrie Ungkap Gibran Tak Menyalami Menteri dan AHY

 EKSKLUSIF] Pengamat Militer & Pertahanan Bongkar 'Bocoran' Cerita di Balik Gibran Ogah Salami AHY: Solo Tak Suka AHY! - Berita DEMOKRASI

Repelita Bandung - Sikap Gibran Rakabuming Raka yang tidak menyalami Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Udara Suparlan, Bandung, pada 10 Agustus 2025, menjadi sorotan publik.

Selain AHY, Gibran yang menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia juga tidak menyalami tiga menteri lain, yakni Zulkifli Hasan, Bahlil Lahadalia, dan Muhaimin Iskandar.

Connie Rahakundini Bakrie menjelaskan dalam sebuah podcast bahwa tindakan tersebut terkait dengan sikap Solo yang mencerminkan ketidaksetujuan Presiden Joko Widodo terhadap AHY, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.

Dalam diskusi bersama pengamat politik Hendri Satrio di akun YouTube @Hendri Satrio Official, Connie menyampaikan bahwa dirinya sempat bertemu dengan salah satu Ketua Umum partai yang baru dipanggil oleh Presiden Jokowi.

“Gua barusan ketemu dengan salah satu Ketua Umum salah satu partai yang baru dipanggil oleh Jokowi dan dia bilang saya tidak suka dengan Agus Harimurti Yudhoyono,” ujarnya.

Connie menegaskan, “Solo tidak suka dengan Agus Harimurti Yudhoyono, kenapa ni.”

Ia menambahkan bahwa setelah pernyataan tersebut, AHY tidak disalami oleh Gibran.

“Jadi di dunia ini enggak ada yang kebetulan,” kata Connie.

Connie sendiri menyampaikan bahwa dirinya mendukung pergantian posisi Wakil Presiden yang saat ini dijabat oleh Gibran.

Menurutnya, hal ini terkait dengan sejumlah kejanggalan sejak awal pencalonan Gibran.

“Kalau sekarang anak muda yang pantas menjadi Wapres hanya ada dua, satunya adalah AHY dan satunya lagi dari PDI P,” paparnya.

Sementara itu, Profesor Lili Romli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai ada dua kemungkinan terkait sikap Gibran yang tidak menyalami para menteri tersebut.

“Pertama tidak sengaja karena fokus salaman dengan Pak Dasco dan Jaksa Agung sehingga lupa salaman dengan yang lain. Atau memang sengaja tidak mau salaman dengan para menteri," jelas Lili.

Lili menambahkan bahwa perilaku ini bisa dianalisis dari dua sudut pandang politik.

“Pertama, wapres menempatkan diri sebagai atasan sehingga tidak harus salaman dengan bawahan. Harusnya para menteri dengan datang menyambut wapres, jika seperti ini masih kental sikap feodalisme, suatu sikap dan laku yang tidak baik dalam era modern seperti ini.”

“Yang kedua, menganggap para menteri tersebut sebagai rival politiknya,” ungkap Lili.

“Seperti diketahui AHY pernah disebut oleh Pak Prabowo berpeluang untuk maju pada 2029 dan kerap mendapat tugas kenegaraan dari presiden. Hubungan sesama orang tuanya juga tampak ada rivalitas,” tambahnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved