
Repelita Pati - Presiden Prabowo Subianto didorong untuk bersikap tegas terkait unjuk rasa yang digelar puluhan ribu massa menuntut Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya pada Rabu 13 Agustus 2025.
Hal ini disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais melalui video singkat yang dikutip dari Youtube Amien Rais Official, Senin 18 Agustus 2025.
Di mata rakyatnya, Bupati Pati Sudewo dianggap sebagai pejabat yang arogan, ujar Amien Rais dalam pernyataannya.
Amien Rais menekankan, apabila Presiden Prabowo Subianto tidak segera mengambil sikap tegas terhadap kasus penolakan rakyat Pati terhadap Bupati Sudewo, maka potensi kasus serupa bisa terjadi di daerah lain.
Karena banyak pejabat yang memiliki struktur mental serupa dengan mentalitas Sudewo, Pati sesungguhnya sudah membunyikan political alarm, tambah Amien Rais.
Sebelumnya, puluhan ribu warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi turun ke jalan untuk menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya pada Rabu 13 Agustus 2025.
Pemicu utama protes tersebut adalah kenaikan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) yang mencapai 250 persen, sehingga memicu kemarahan luas di kalangan warga.
Aksi yang berlangsung di depan Kantor Bupati Pati sempat memanas dan berujung ricuh, sementara di tengah tekanan massa, Sudewo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari jabatannya.
Sudewo menambahkan bahwa keputusannya tersebut berlandaskan prinsip legalitas dan mekanisme demokrasi, mengingat dirinya terpilih melalui proses pemilihan oleh masyarakat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

