
Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti tajam kisruh tambang nikel di kawasan Raja Ampat.
Ia menilai publik justru salah fokus dalam memburu siapa sosok menteri yang mengeluarkan izin tambang pada tahun 2017.
Menurut Chusnul, yang harus dimintai tanggung jawab bukan menterinya, melainkan Presiden saat itu, yakni Joko Widodo.
Hal ini ia sampaikan melalui unggahan di akun media sosial X miliknya pada Selasa (10/6/2025).
“Untuk apa cari siapa menterinya, yang pasti presidennya Jokowi,” tulis Chusnul.
Ia juga menegaskan bahwa dalam sistem pemerintahan, menteri hanyalah pelaksana dari visi misi presiden.
“Ingat, ga ada visi misi menteri hny ada visi misi presiden,” lanjutnya.
Chusnul menyebut bahwa izin tambang di Raja Ampat resmi keluar pada tahun 2017.
Hal itu menurutnya justru memperkuat sorotan terhadap kepemimpinan di level tertinggi kala itu.
“Izin Tambang Nikel Raja Ampat Turun 2017, Siapa Menterinya Saat Itu?,” cetusnya menutup unggahan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

