Repelita Jakarta - Kader PDIP sekaligus anggota Komisi 1 DPR, Mayjen TNI Purn TB Hasanudin, berkomentar soal kenaikan pangkat Tedi Indrawijaya. Belum lama ini, ajudan kesayangan Prabowo itu naik pangkat dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol) pada Jumat, 7 Maret.
TB Hasanudin mengungkapkan bahwa ia mencium adanya kejanggalan di balik kenaikan pangkat tersebut. “Kenaikan pangkat Tedi tidak didasari oleh surat keputusan (SK), melainkan hanya melalui surat perintah,” kata TB Hasanudin.
Ia juga mengkritik, kenaikan pangkat tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, yang biasanya dilakukan dua kali dalam setahun. “Biasanya, kenaikan pangkat di lingkungan militer dilakukan dalam dua periode dalam setahun. Namun pengecualian diberikan kepada perwira tinggi TNI yang dinaikkan pangkatnya sewaktu-waktu karena kebutuhan,” tambahnya.
TB Hasanudin pun meminta agar TNI transparan dalam proses kenaikan pangkat, termasuk dalam kasus kenaikan pangkat Tedi dari Mayor menjadi Letkol. “Keterbukaan dalam proses ini diperlukan agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” tegasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok