
Repelita, Jakarta 21 Desember 2024 - Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, melontarkan sindiran kepada lembaga antirasuah tersebut melalui akun X pribadinya.
Sindiran ini muncul setelah Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, membantah pernyataan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Rudi Setiawan, terkait kasus dugaan korupsi penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) yang melibatkan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rudi sebelumnya mengungkapkan bahwa dua tersangka dalam kasus ini telah ditetapkan beberapa bulan lalu.
Namun, Tessa membantah informasi tersebut, menyatakan bahwa belum ada tersangka dalam surat perintah penyidikan dan menyebut kemungkinan Rudi salah mengingat atau melihat perkara lain.
Yudi Purnomo Harahap menanggapi pemberitaan tersebut dengan sebuah tweet singkat: "Jangan nangis ya tweeps," yang kemudian memicu berbagai reaksi dari netizen.
Banyak yang menganggap situasi ini sebagai hal yang aneh. Seorang netizen dengan akun @si_ashoff berkomentar, "Bukan masuk angin lagi, udah gejala asam lambung."
Netizen lain mengkritik ketidakharmonisan di KPK terkait perbedaan pendapat antara jubir dan deputi. "Ini jubir kerjaannya koreksi deputi terus. Di KPK ada tata krama ga sih?" tulis akun @CAMERALIVE6849.
Sementara itu, akun @blank0429 bertanya, "Wajar ga sih mas kalau banyak yg kemudian mikir sdh ada deal sebelum statemen ralat di atas?"
Beberapa warganet juga mempertanyakan profesionalisme KPK dalam menghadapi kasus ini. "Kerja kok seperti main-main," kritik akun @firvan717. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

