
Repelita, Jakarta 21 Desember 2024 - Baru-baru ini, video detik-detik mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud Hendropriyono, hampir tertimpa videotron besar menjadi perhatian publik.
Insiden tersebut terjadi saat Hendropriyono sedang memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Slamet Riyadi, Cijantung, pada Senin, 16 Desember 2024.
Dalam video yang beredar, tampak Hendropriyono berdiri di atas panggung sambil memegang mikrofon dan menyampaikan pidatonya.
Tiba-tiba, videotron besar yang menampilkan gambarnya saat berpidato roboh dan hampir menimpanya dari arah belakang.
Beberapa orang yang hadir segera melindungi Hendropriyono, sementara dirinya secara refleks mengangkat tangan untuk melindungi diri.
Putra Hendropriyono, Diaz Hendropriyono, menjelaskan bahwa acara tersebut diadakan di dalam tenda dengan kondisi cuaca buruk.
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan videotron besar yang terpasang di atas panggung ambruk tepat setelah ayahnya turun dari panggung.
Diaz menyatakan rasa syukurnya karena sang ayah lolos dari insiden maut tersebut. "Bersyukur karena lolos dari maut," ujar Diaz.
Hendropriyono, yang lahir di Yogyakarta pada 1945 dan menghabiskan masa kecilnya di Jakarta, merupakan seorang tokoh senior yang memiliki karier panjang di dunia militer dan politik.
Sebagai alumnus Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang, Hendropriyono telah menempuh pendidikan di berbagai lembaga militer prestisius dan mengemban berbagai jabatan strategis di TNI.
Puncak kariernya adalah saat ia ditunjuk sebagai Kepala BIN pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Insiden ini pun menambah daftar panjang pengalaman hidup Hendropriyono yang penuh dengan perjalanan karier dan kontribusi di bidang militer dan intelijen. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

