
Dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bernama Arwan Nur Ramadhan mendadak menjadi bahan perbincangan.
Hal ini imbas sikap anarkis yang dilakukan Arwan Nur Ramadhan sebagai dosen terhadap mahasiswa UNY.
Peristiwa tersebut terjadi saat pemilihan umum PPKMB tahun 2024, Arwand diduga tersulut emosi saat mahasiwa menggelar demo.
Mengutip unggahan Instagram @gardabiru.uny, tampak sejumlah mahasiswa UNY sedang melakukan demo sembari memakai almamater kampus berwarna biru.
"Kabarkan pelaku represifitas," tulis akun tersebut.
Dikutip pada laman staffnew.uny.ac.id dosen UNY itu memiliki segudang pengalaman di bidang akademis.
Ia juga berpengalaman dalam organisasi, jam mengajar, hingga peneliti.
Tercatat Arwan aktif dalam sejumlah penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi karya ilmiah.
Begitu juga dalam hal pendidikan, alumnus SMA Negeri 1 Sleman ini, lulus S1 dan S2 di UNY dengan gelar sarjana pendidikan, (S.Pd).
Dilansir dari laman PDDikti, di UNY Arwan tercatat sebagai dosen aktif Prodi Pendidikan Administarasi Perkantoran.
Ia juga tercatat sebagai dosen dengan jabatan fungsional. Pada tahun 2016 ia dipercaya sebagai Wakil Rektor (Warek) Bidang Kemahasiswan dan Alumni di UNY.
la juga termasuk dalam Tim Inti/pokja dan Verivikator Pemeringkatan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sejak tahun 2017.
Arwan juga merupakan Kepala Laboratorium Komputer Terintegrasi Fakultas Ekonomi Universtias Negeri Yogyakarta (mulai 2019) dan Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UNY.
Namun, kini dirinya disorot bukan lantaran prestasi serta sepak terjangnya di UNY.
Arwan justru viral karena terlibat aksi anarkis terhadap mahasiswa UNY yang hendak demo. (*)
Sumber Berita / Artikel Asli: kilat

