Nama Bobby Nasution sempat terseret dalam sidang kasus suap eks Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba. Blok Medan disebut menyeret Kahiyang Ayu dan sang suami ini ditanggapi oleh Mahfud MD.
Sebelumnya, izin usaha pertambangan (IUP) yang diduga milik Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang dan Bobby terseret di sidang kasus suap Abdul Ghani.
Muncul istilah Blok Medan untuk kepengurusan izin tambang di Halmahera Utara dimana usaha milik istri Wali Kota Medan dan merupakan putri Presiden Jokowi.
“Kode Itu milik istri Wali Kota Medan, istrinya Bobby,” ungkap Ghani.
Mahfud MD selaku Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pun menyoroti hal ini.
Mahfud malah mengatakan harusnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak pandang bulu dalam memberantas korupsi.
Termasuk, apabila ada indikasi dari anak dan menantu Presiden Jokowi yang namanya disebut dalam sidang kasus korupsi tersebut.
“Kalau ingin meneggakkan hukum benar, menghilangkan kesan bahwa ini tidak pandang bulu seharusnya dipanggil paling tidak kan, ‘Anda disebut, Blok Medan itu ini katanya kan gitu’,” ungkap Mahfud dilansir dari podcast Terus Terang yang tayang di kanal YouTube Mahfud MD Official,
Meski penegakan hukum kasus suap eks Gubernur Maluku Utara ini belum divonis, panggilan buat klarifikasi bisa dilakukan.
“Kan belum vonis kan meskipun itu sudah menjadi fakta persidangan, kita lihat kan vonisnya dulu kayak apa. KPK sudah mulai sih memanggil itu,” ungkap Mahfud.
Itu kata Mahfud MD soal Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu dalam Blok Medan yang menuai sorotan seperti di kutip dari kilat
Nama anak Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dan menantunya, Bobby Nasution disebut dalam persidangan mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba di Pengadilan Negeri Ternate pada Rabu, 31 Juli 2024. Dalam sidang ini, Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara Suryanto Andili bersaksi tentang pengurusan izin usaha tambang untuk perusahaan yang diduga milik Bobby Nasution, Wali Kota Medan.
Abdul Gani Kasuba menggunakan kode ‘Blok Medan’ untuk pengurusan izin tambang ini. Suryanto Andili mengatakan, ia diajak oleh Abdul Gani Kasuba ke Medan, Sumatera Utara untuk menghadiri pertemuan dengan salah satu pengusaha di Medan, Sumatera Utara.***

