Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

TEGAS! Tolak Mediasi dengan Amerika, Iran: Tak Ada Negoisasi Apapun dengan Musuh

 

Repelita Jakarta - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan kembali sikap tegas Teheran yang menolak segala bentuk mediasi dalam konflik Timur Tengah karena tidak bersedia membuka jalur negosiasi dengan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi saat ditemui di kediamannya di Jakarta pada Kamis dalam respons terhadap kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog guna meredakan ketegangan kawasan.

Ia menolak tawaran mediasi dari berbagai negara termasuk inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesediaan berperan sebagai penengah jika diperlukan.

Kami ingin menyampaikan bahwa tidak ada negosiasi dalam bentuk apa pun dengan musuh karena kami sudah tidak percaya pada negosiasi tegas Boroujerdi.

Boroujerdi menjelaskan bahwa Iran telah tiga kali terlibat dalam proses negosiasi dengan Amerika Serikat namun semuanya berakhir tanpa hasil positif dan justru memicu ketegangan baru.

Kesepakatan pertama yaitu Joint Comprehensive Plan of Action pada tahun 2015 yang mengatur program nuklir Iran akhirnya ditinggalkan sepihak oleh Amerika Serikat.

Putaran negosiasi kedua yang berlangsung dalam lima sesi juga kandas di tengah jalan setelah terjadi serangan militer terhadap wilayah Iran pada Juni 2025 menurut klaim Teheran.

Perundingan ketiga dilakukan secara tidak langsung di Jenewa dengan Oman sebagai mediator namun kembali gagal menyusul pecahnya operasi militer antara kedua pihak.

Pengalaman berulang tersebut membuat Iran kehilangan kepercayaan terhadap komitmen Washington dalam setiap upaya diplomasi.

Kami tidak akan menerima bentuk negosiasi apa pun dan akan memperjuangkan perang ini sampai kemenangan Iran ujarnya.

Selain tawaran dari Indonesia Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyatakan kesiapan menjadi mediator melalui percakapan telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Kremlin menyebut Rusia menyampaikan berbagai keluhan terkait serangan yang terjadi namun hingga kini belum ada tanda Iran akan menerima tawaran mediasi dari pihak manapun.

Sikap keras Teheran yang menutup pintu negosiasi memperlihatkan bahwa upaya diplomasi masih menemui jalan buntu di tengah eskalasi militer yang terus berlanjut.

Komunitas internasional tetap mendorong dialog untuk mencegah konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah meskipun tantangan semakin besar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved