Repelita Jakarta - Duta Besar Iran di Jakarta Nyatakan Reza Pahlavi Tak Diakui Warga Iran dan Tak Layak Jadi Pemimpin Alternatif
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa nama Reza Pahlavi yang muncul di media Barat pasca serangan militer tidak memiliki tempat di hati rakyat Iran.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Iran secara keseluruhan tidak menganggap keberadaan Reza Pahlavi sebagai sesuatu yang relevan atau penting.
Bahkan bagi kelompok oposisi yang kerap melakukan protes terhadap pemerintahan saat ini pun tidak memandang Reza Pahlavi sebagai figur yang patut dipertimbangkan.
Kami di Iran masyarakat negara kami tidak menganggap ada dan tidak menganggap serius orang yang tadi disebutkan (Reza Pahlavi) kata Boroujerdi saat konferensi pers di kediaman resmi di Menteng Jakarta Pusat pada Senin 2 Maret 2026.
Menurut Boroujerdi sikap Reza Pahlavi yang tampak mendukung serangan asing terhadap Iran menunjukkan ia bukanlah negarawan sejati melainkan seseorang yang rela melihat negaranya dihancurkan demi kepentingan pribadi.
Ia memberikan perbandingan bahwa di Indonesia mustahil ada warga yang berharap negaranya diserang oleh pihak luar hanya untuk memenuhi ambisi politik tertentu.
Pernyataan ini menjadi respons tegas terhadap narasi dukungan Barat yang mencoba memposisikan Reza Pahlavi sebagai calon pemimpin transisi setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei.
Konferensi pers digelar di tengah ketegangan regional yang terus memanas akibat eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

