Repelita Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menilai pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menyatakan kesiapan bekerja mati-matian demi Partai Solidaritas Indonesia lebih didorong oleh kepentingan pribadi daripada niat membesarkan partai politik secara keseluruhan.
Menurut Dedi Kurnia Syah upaya tersebut terutama bertujuan menjaga posisi kekuasaan keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut melalui perjuangan intensif di PSI.
Ia menyatakan bahwa dengan kondisi tersebut terlihat jelas ambisi Jokowi lebih mengutamakan kepentingan kekuasaan keluarga ketimbang kepentingan partai yang lebih luas.
Dedi Kurnia Syah menjelaskan bahwa PSI saat ini telah bertransformasi menjadi partai yang identik dengan keluarga Jokowi sehingga wajar apabila mantan Wali Kota Solo tersebut berupaya keras memenangkan partai berlambang gajah tersebut.
Upaya penuh Jokowi dalam mendukung PSI dinilai wajar karena partai tersebut merupakan wadah politik keluarganya serta tidak adanya keterkaitan Jokowi dengan partai lain sementara Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden merupakan putra sulungnya.
Dedi Kurnia Syah menambahkan bahwa dukungan tersebut juga berkaitan dengan penguatan nilai tawar politik Gibran menuju Pemilu 2029.
Meskipun demikian ia menekankan bahwa PSI tidak dapat sepenuhnya bergantung pada figur Jokowi untuk lolos ke parlemen pada Pemilu 2029.
Data historis menunjukkan bahwa PSI gagal memperoleh kursi di DPR RI selama periode kekuasaan Jokowi dari tahun 2014 hingga 2024.
Dedi Kurnia Syah menyatakan bahwa ketika Jokowi masih menjabat sebagai presiden PSI tetap tidak berhasil masuk ke parlemen nasional.
Ia memprediksi kemungkinan PSI kembali mengalami kegagalan meskipun mendapat promosi kuat dari Jokowi.
Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya angka penolakan publik terhadap Jokowi sebagai ayah dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Dedi Kurnia Syah menilai bahwa tanpa kekuasaan eksekutif serta dengan tingginya penolakan masyarakat Jokowi besar kemungkinan tidak mampu memengaruhi pemilih secara signifikan untuk mendukung PSI.
Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar Sulawesi Selatan pada Sabtu 31 Januari 2026 dimana ia menyatakan akan bekerja mati-matian untuk memenangkan partai tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

