Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Usai kompak balas roastingan Pandji, Tompi langsung temui Gibran, ngaku bahas keberlanjutan program

Repelita Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menerima kunjungan dari sejumlah pelaku seni dan industri kreatif di Istana Wakil Presiden pada Senin 5 Januari 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh musisi sekaligus dokter bedah plastik Teuku Adifitrian atau Tompi bersama Raffi Ahmad, Yovie Widianto, Melaney Ricardo, serta Iko Uwais.

Agenda utama pembahasan adalah kelanjutan program bantuan serta pemulihan bagi korban bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terjadi akhir 2025.

Gibran menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif para seniman yang telah menggalang dana melalui konser amal serta penyaluran pendapatan dari berbagai karya kreatif.

Salah satu program yang disebut berhasil menghimpun dana signifikan adalah inisiatif 100 musisi yang mengumpulkan Rp17,2 miliar untuk kebutuhan kemanusiaan.

Tompi menjelaskan bahwa diskusi berlangsung dalam suasana santai namun penuh substansi mengenai evaluasi bantuan yang sudah tersalurkan.

Beberapa usulan lanjutan yang dikemukakan mencakup penyediaan dapur umum khusus untuk mendukung kebutuhan sahur dan buka puasa selama Ramadan mendatang.

Inisiatif tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sehingga mereka lebih fokus menjalankan ibadah.

Selain aspek pangan, para peserta juga membahas rencana pembentukan tim medis yang melibatkan berbagai spesialisasi untuk penanganan kasus kesehatan yang masih tertunda.

Tompi menyatakan bahwa tim tersebut akan digilir ke lokasi bencana dengan melibatkan dokter bedah plastik, ortopedi, serta spesialis lainnya.

Perhatian khusus juga diberikan pada pemulihan psikologis terutama bagi anak-anak yang mengalami trauma pascabencana.

Para seniman berencana membentuk kelompok khusus yang terdiri dari musisi, pendongeng, serta praktisi film untuk melakukan pendampingan mental secara kreatif.

Program ini diupayakan melibatkan psikolog profesional agar berjalan berkelanjutan dan tidak bersifat sementara.

Gibran disebut membuka peluang dukungan penuh dari pemerintah untuk memastikan semua inisiatif dapat terealisasi dengan efektif.

Tompi menegaskan bahwa seluruh rencana dirancang untuk jangka panjang guna membantu masyarakat pulih dan mandiri kembali.

Pertemuan ini terjadi setelah polemik publik terkait kritik Tompi terhadap materi komedi Pandji Pragiwaksono yang menyinggung kondisi medis ptosis pada Gibran.

Meski demikian fokus audiensi tetap pada isu kemanusiaan tanpa menyentuh kontroversi personal sebelumnya.

Pemerintah terus mendorong kolaborasi antara insan kreatif dan institusi negara untuk percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved