Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Susi Pudjiastuti Soroti Bencana Kudus: "Manusia, Kita yang Merusak Lingkungan"

Repelita Jakarta - Mantan menteri kabinet memberikan tanggapan terkait sebuah peristiwa bencana yang terjadi di daerah dan mengaitkannya dengan kondisi lingkungan.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menanggapi peristiwa mobil yang hanyut terbawa arus sungai di wilayah Kabupaten Kudus.

Susi menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas manusia selama ini.

“Gulma, hutan, bebatuan, karet semua bagian dari lingkungan yang telah rusak. Manusia, kita yang merusaknya,” ujar Susi.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial X dengan identitas @susipudjiastuti pada tanggal 12 Januari 2026.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kerusakan lingkungan telah memicu perubahan cuaca yang semakin ekstrem dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan bencana alam sering datang tanpa dapat diprediksi atau dihindari oleh masyarakat yang tinggal di wilayah rawan.

“Menjadikan perubahan cuaca menjadi lebih ekstrem dan bencana pun datang melawan kita,” tegasnya.

Susi Pudjiastuti menekankan bahwa sudah saatnya pemerintah bersama masyarakat melakukan evaluasi serius terhadap berbagai aktivitas ekonomi.

Aktivitas yang dimaksud adalah yang selama ini mengorbankan kelestarian alam dan lingkungan hidup untuk kepentingan sesaat.

Ia secara tegas menyerukan penghentian kegiatan usaha yang berlindung di balik dalih investasi dan pertumbuhan ekonomi semata.

Kegiatan tersebut dinilai telah memberikan dampak buruk yang sangat signifikan terhadap keseimbangan ekosistem dan lingkungan.

“Saatnya perbaiki lingkungan, stop kegiatan usaha atas nama investasi atau pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.

Meskipun menyoroti kondisi yang memprihatinkan, Susi Pudjiastuti tetap menyampaikan optimisme mengenai masa depan.

Ia meyakini bahwa upaya penyelamatan lingkungan masih sangat mungkin dilakukan jika terdapat kemauan bersama dari semua pihak.

“Kita mau, kita bisa!,” kuncinya.

Sebagaimana diketahui, sebuah mobil dilaporkan hanyut terbawa arus sungai akibat debit air yang meningkat drastis.

Peningkatan debit air tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di tengah kondisi lingkungan yang semakin terdegradasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved