Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Denny Siregar Ejek Pelapor Pandji: Pasti Nonton Netflix Bajakan

 Denny Siregar: Jika Bukan Dipimpin Jokowi, Indonesia Bisa Jadi Seperti  Suriah!

Repelita Jakarta - Kelompok yang mengklaim mewakili pemuda Nahdlatul Ulama serta Muhammadiyah telah secara resmi melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik terhadap organisasi keagamaan.

Peristiwa ini langsung menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat.

Pegiat media sosial sekaligus sutradara Denny Siregar memberikan tanggapan satir melalui akun X-nya.

Ia menyindir bahwa orang-orang yang merasa tersinggung hingga melaporkan Pandji kemungkinan besar menonton konten tersebut melalui salinan tidak resmi.

Yang melaporkan Panji ke polisi karena merasa tersinggung, pasti nontonnya Netflix bajakan. tulis Denny Siregar dalam unggahannya pada Jumat (9/1/2026) yang dapat diakses di @Dennysiregar7.

Laporan terhadap Pandji berkaitan dengan pertunjukan spesial berjudul Mens Rea yang ditayangkan di platform Netflix.

Nomor laporan tercatat sebagai LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA dengan tanggal 8 Januari 2026.

Rizki Abdul Rahman Wahid sebagai perwakilan pelapor menyampaikan alasan bahwa materi lawakan Pandji dianggap merendahkan, memfitnah, memicu kegaduhan, serta berpotensi memecah belah bangsa.

Kami melaporkan kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media, memecah belah bangsa, dan menimbulkan keresahan, ujar Rizki Abdul Rahman Wahid.

Pandji dijerat dengan Pasal 300 dan/atau Pasal 301 KUHP dan/atau Pasal 242 KUHP dan/atau Pasal 243 KUHP.

Pelapor sangat berharap agar kasus ini segera mendapatkan tindak lanjut dari pihak berwenang.

Bukti-bukti kami lampirkan, mudah-mudahan ditindaklanjuti secepatnya, tambahnya.

Sebelum mengajukan laporan polisi, kelompok pemuda tersebut mengadakan unjuk rasa di depan kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kantor Komisi Penyiaran Indonesia pada Rabu (7/1/2026).

Mereka menilai bahwa komedi yang disajikan Pandji tidak termasuk dalam kategori hiburan sehat karena mengandung penggiringan opini yang mengarah pada rasisme, body shaming, ujaran kebencian, serta fitnah yang dapat memicu perpecahan.

Keberatan utama tertuju pada pernyataan Pandji dalam Mens Rea yang menyentuh isu tambang sebagai bentuk politik balas budi terhadap NU dan Muhammadiyah.

Apalagi narasi suara (dalam pemilu), NU dan Muhammadiyah diminta dengan penukaran. Ini adalah sikap yang memuat kebencian yang tidak pantas disampaikan, tegas Rizki Abdul Rahman Wahid.

Dalam demonstrasi tersebut, para peserta menyampaikan beberapa tuntutan konkret.

Mereka mendesak pemerintah untuk bertindak tegas terhadap Netflix agar platform itu tidak lagi menjadi sumber polusi konten.

Selain itu, Pandji Pragiwaksono diminta secara terbuka memohon maaf kepada NU, Muhammadiyah, serta seluruh masyarakat disertai pengakuan kesalahan.

Tuntutan lain adalah agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam atas dugaan ujaran kebencian, penghasutan, rasisme, fitnah, serta propaganda yang dilakukan Pandji Pragiwaksono.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved