Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Publik Ramai Salahkan karena Kerusakan Hutan, Firman Soebagyo Pasang Badan: Raja Juli Hanya Cuci Piring Kotor, Hutan Sudah Hancur Sejak Reformasi

 Anggota DPR Firman Subagyo Nilai Tak Ada Obral Izin di Era Jokowi

Repelita Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar Firman Soebagyo dengan tegas membela Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang belakangan menjadi sasaran kritik keras atas bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat serta Aceh.

Menurut Firman, kerusakan hutan yang memicu bencana tersebut bukanlah tanggung jawab menteri saat ini melainkan akumulasi kebijakan buruk yang telah berlangsung puluhan tahun sejak era reformasi.

Pernyataan itu disampaikan Firman dalam rapat kerja Komisi IV DPR bersama Kementerian Kehutanan di Gedung Nusantara, Senayan, pada Kamis 4 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa Raja Juli Antoni hanya sedang membersihkan masalah warisan dari pemerintahan sebelumnya sehingga tidak pantas dijadikan kambing hitam tunggal.

Pak Menteri ini sedang cuci piring kotoran orang lain, oleh sebab itu saya bela beliau, tegas Firman.

Politikus senior Golkar itu juga menuding program reforma agraria turut memperparah kerusakan kawasan hutan dan meningkatkan risiko bencana ekologis di berbagai wilayah.

Ia meminta pemerintah menghentikan kebijakan tersebut karena justru menjadi salah satu pemicu deforestasi masif.

Firman mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi geologis Indonesia yang sangat rawan longsor, bahkan mengaku sering was-was saat melintas di jalur Puncak Bogor yang juga berpotensi amblas kapan saja.

Ia mencontohkan betapa mengerikannya situasi di lapangan ketika jalan tiba-tiba putus seperti yang terjadi di Aceh baru-baru ini.

Meski demikian, Firman tetap menuntut tindakan tegas terhadap perusahaan yang masih nekat mengangkut kayu dari kawasan bencana meskipun memiliki izin resmi.

Dalam kondisi darurat seperti ini, aktivitas pengangkutan kayu sama saja dengan pelecehan terhadap negara dan penderitaan rakyat yang menjadi korban, ujarnya.

Ia mendesak Menteri Kehutanan mencabut izin semua perusahaan yang tidak memiliki rasa krisis dan tetap beroperasi di tengah duka nasional tersebut.

Firman menegaskan bahwa bencana di tiga provinsi Sumatera harus menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk segera fokus pada upaya penyelamatan lingkungan secara menyeluruh.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved