Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Netizen Beberkan Kerusakan Hutan Sebelum Banjir Bandang Porak-Porandakan Sumatera, Penampakannya Bikin Merinding

kerusakan hutan di wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumbar. (X)

Repelita Jakarta - Netizen secara masif mengungkap citra satelit yang memperlihatkan kerusakan hutan ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Barat sebelum banjir bandang dan longsor dahsyat meluluhlantakkan Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat dalam beberapa pekan terakhir.

Tangkapan layar Google Maps yang beredar luas menampilkan kawasan hijau luas berubah menjadi lahan gundul dengan pola kerusakan yang sangat mencolok dan membuat publik bergidik ngeri.

Akun X @FiinaDu menjadi salah satu pemicu viral pada 29 November 2025 dengan mengunggah foto kehancuran hutan di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat yang tampak seperti luka menganga di tengah pegunungan.

”Seluas ini kawasan hutan dirusak, kalian ngapain? Silakan search di Google Maps, ini di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat,” tulisnya dalam cuitan yang kini telah dilihat lebih dari 4,2 juta kali hingga 9 Desember 2025.

Unggahan tersebut langsung memicu banjir balasan berupa bukti visual serupa dari berbagai daerah lain di Sumatera yang menunjukkan pola deforestasi yang sama mengerikannya.

Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari akun @AzePutra9129 yang membandingkan kondisi sungai di Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok antara tahun 2023 yang masih bening dengan tahun 2025 yang telah berubah keruh pekat akibat limbah tambang.

”Sungai di daerah Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok mulai terlihat keruh akibat aktivitas penambangan ilegal. Terlihat perbedaan yang jelas dibanding gambar tahun 2023,” tulisnya sambil menandai pejabat setempat.

Penampakan sungai yang dulu biru jernih kini berwarna cokelat lumpur serta hutan yang lenyap digantikan galian besar berhasil membuat ribuan warganet merinding sekaligus marah.

Bukti-bukti visual yang dibagikan masyarakat ini memperlihatkan kerusakan lingkungan terjadi jauh sebelum musim hujan ekstrem tiba sehingga memperparah dampak banjir dan longsor yang memporak-porandakan tiga provinsi.

Gambar-gambar satelit yang kini menjadi viral itu menjadi bukti nyata bagi publik bahwa bencana besar yang menelan korban jiwa dan menghancurkan ribuan rumah tidak semata karena cuaca melainkan juga akibat ulah manusia yang menggunduli hutan secara brutal.

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pejabat terkait meski citra mengerikan tersebut telah menyebar luas dan menjadi bahan pembicaraan utama di jagat maya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved