Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Buni Yani: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Bermasalah, Hanya Setara Tamat SMP

Buni Yani yang Dulu Bikin Ahok Dipenjara Bergabung ke Partai Ummat Besutan Amien Rais

Repelita Jakarta - Peneliti media sekaligus aktivis daring Buni Yani kembali membahas riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang terus menjadi sorotan publik.

Ia secara khusus mempersoalkan keabsahan surat keterangan penyetaraan ijazah yang pernah dipakai Gibran saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Surakarta dalam pilkada tahun 2020.

Menurut pandangannya, dokumen tersebut mengandung masalah mendasar karena institusi penerbit tidak memahami sepenuhnya sistem pendidikan luar negeri yang ditempuh Gibran.

“Yang mengeluarkan surat penyetaraan ini tidak paham,” ujar Buni Yani pada Rabu (31/12/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program di UTS Insearch Sydney, Australia, tidak dapat dipersamakan dengan pendidikan menengah kejuruan di tanah air.

“Bahwa UTS Insearch di Sydney tidak bisa disetarakan dengan SMK,” tegasnya.

Buni Yani menerangkan bahwa UTS Insearch pada hakikatnya hanyalah kursus persiapan masuk perguruan tinggi, bukan lembaga pendidikan formal setara sekolah menengah atas.

“Karena UTS Insearch cuma kursus persiapan kuliah,” lanjutnya.

Dari analisis tersebut, ia menyimpulkan bahwa secara akademis, status pendidikan Gibran hanya mencapai tingkat di bawah pendidikan menengah atas.

“Kesimpulan, pemilik surat keterangan ini cuma tamat SMP. Makzulkan!” tandasnya.

Sebelumnya, pakar forensik digital Rismon Sianipar melalui akun X miliknya @SianiparRismon pada Selasa (30/12/2025) membagikan salinan dokumen surat keterangan penyetaraan tersebut yang diperoleh langsung dari Solo.

“Eksklusif, surat keterangan penyetaraan ijazah SMK Gibran, langsung dari Solo,” ujar Rismon dalam unggahannya.

Ia menambahkan bahwa dokumen itu pernah digunakan Gibran untuk memenuhi syarat administrasi pencalonan wali kota Surakarta pada 2020.

“Suket legalisir tersebut dipakai Gibran untuk cawalkot Surakarta pada 2020 lalu,” ucapnya.

Rismon juga menyampaikan kekecewaannya atas penggunaan dokumen semacam itu bagi seorang calon pemimpin nasional.

“Inikah calon pemimpin masa depan RI? Tak punya ijazah SMA, suket pun jadi,” sesalnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved