
Repelita Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat nonaktif dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni memberikan penjelasan mengenai aktivitasnya pasca peristiwa penjarahan yang terjadi di kediamannya pada 30 Agustus 2025.
Dia menegaskan bahwa sejak peristiwa tersebut terjadi dirinya sama sekali tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri dan tetap berada di wilayah Jakarta.
Gua enggak ke mana-mana. Until today gua di Jakarta, ujar Sahroni dalam wawancara dengan YouTube Total Politik pada Jumat 7 November 2025.
Sahroni dengan tegas membantah berbagai kabar yang beredar menyebutkan bahwa dirinya kabur ke Singapura usai insiden penjarahan rumahnya.
Dia mengajak semua pihak untuk mengecek kebenaran informasi tersebut melalui catatan resmi kantor imigrasi.
Orang bilang gua ke luar negeri, enggak ada, super fitnah banget. Itu kan gampang ngeceknya, ke Imigrasi, tambahnya.
Mengenai foto yang viral menunjukkan dirinya di bandara dengan narasi akan terbang ke Singapura, Sahroni memberikan klarifikasi terperinci.
Dia mengakui bahwa foto tersebut memang benar adanya namun konteks waktu dan peristiwanya sangat berbeda dengan informasi yang beredar.
Foto yang bilang gua ke Singapura, enggak benar. Jadi itu ada 5 perempuan yang fotoin gua di bandara dari Singapura ke Jakarta, tanggal 29 (Agustus).
Itu pesawat jam 3. Gua enggak kabur dan itu (penerbangan) ke Jakarta, bukan gua ke Singapura, tandas Sahroni.
Saat peristiwa penjarahan terjadi, Sahroni mengungkapkan bahwa dirinya sedang berada di dalam rumah bersama beberapa kolega dan staf.
Mereka terpaksa bersembunyi di area kamar mandi rooftop untuk menghindari kerumunan massa yang masuk ke dalam propertinya.
Saat ini Sahroni sedang menjalani masa nonaktif sebagai anggota dewan setelah mendapatkan sanksi dari Majelis Kehormatan Dewan.
Proses hukum terkait peristiwa penjarahan rumahnya masih terus berjalan dengan penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian.
Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar tanpa langsung mempercayai berita yang belum diverifikasi kebenarannya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

