Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Purbaya Kerahkan Tim Kawal Ketat Kilang Raksasa Balikpapan Bernilai Triliunan Rupiah

 Anak Buah Purbaya Turun Gunung Kawal Kilang Raksasa Balikpapan

Repelita Balikpapan - Kementerian Keuangan turun langsung mengawal penyelesaian proyek Refinery Development Master Plan Balikpapan yang kini memasuki fase krusial menjelang beroperasi penuh.

Keterlibatan aktif ini dilakukan untuk memastikan tata kelola keuangan proyek berjalan optimal, sekaligus meminimalkan risiko fiskal yang dapat mengganggu target produksi bahan bakar minyak sebesar 142.000 barrel per hari, LPG 336.000 ton per tahun, dan propylene 300.000 ton per tahun.

Peninjauan dilakukan di Ruang Selasar Gedung New Site Office PT KPB dan dilanjutkan ke area proyek, membahas strategi penjaminan, pengelolaan valuta asing, serta perlindungan aset melalui skema asuransi untuk megaproyek migas berskala besar.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara, Dwi Teguh Wibowo, menyampaikan optimisme terhadap progres pembangunan RDMP Balikpapan yang dinilai mampu memperkuat struktur fiskal dan menekan impor produk turunan minyak.

Ia menekankan bahwa penurunan angka impor aspal dan produk turunan lainnya dalam beberapa tahun terakhir merupakan capaian signifikan yang patut diapresiasi.

Kemenkeu memiliki kepentingan strategis dalam proyek ini mengingat PT Pertamina (Persero) merupakan penyumbang terbesar penerimaan negara melalui pajak, dividen, dan PNBP.

Sepanjang tahun 2024, Pertamina menyetorkan Rp401,73 triliun ke kas negara, menjadikannya sebagai tulang punggung pendapatan nasional yang tidak bisa diabaikan.

Direktur Utama PT KPB, Bambang Harimurti, menyambut baik keterlibatan Kemenkeu dan menyebut sinergi antara pemerintah dan Pertamina sebagai kunci dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

Ia menegaskan bahwa dukungan dari Kemenkeu memperkuat penyelesaian proyek dan menjadi langkah strategis menuju kemandirian energi nasional.

Delegasi kementerian yang dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga meninjau fasilitas utama kilang modern seperti Crude Distillation Unit IV, Hydrocracking Unit, Residual Fluid Catalytic Cracking, Boiler, dan Main Control Room.

Kunjungan kerja bersama jajaran Komisaris PT Pertamina ke PT Kilang Pertamina Balikpapan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kelancaran proyek strategis bernilai triliunan rupiah.

Peninjauan teknis dilakukan untuk memastikan bahwa investasi besar yang telah dikucurkan benar-benar menghasilkan infrastruktur berkualitas tinggi dan berdaya guna.

Vice President Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menyatakan bahwa RDMP Balikpapan sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ketiga dan keenam yang menekankan kemandirian ekonomi berbasis energi bersih serta pemerataan pembangunan wilayah.

Ia menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved