Repelita Jakarta - Media Israel menyoroti persiapan Indonesia yang melatih 20.000 tentara untuk menjadi pasukan perdamaian di Gaza.
Tentara Indonesia dilaporkan dipersiapkan untuk tugas terkait kesehatan dan pembangunan dalam operasi perdamaian yang akan dilaksanakan di Gaza.
Persiapan ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Jumat 14 November 2025.
The Times of Israel melaporkan bahwa Indonesia telah melatih 20.000 tentara untuk menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian Gaza.
Menteri Pertahanan menekankan bahwa tentara Indonesia fokus pada tugas kesehatan dan pembangunan, dan pengerahan pasukan baru akan dilakukan setelah mandat PBB diberikan kepada Pasukan Stabilisasi Internasional.
Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara yang membahas penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza dengan Amerika Serikat.
Selain Indonesia, AS juga berdiskusi dengan Azerbaijan, Mesir, dan Qatar terkait langkah tersebut.
Washington pekan lalu menyiapkan draft pasukan yang akan diberi otorisasi untuk mengambil semua langkah yang diperlukan dalam proses demiliterisasi Gaza.
Pasukan tersebut juga akan bertugas mengamankan perbatasan, melindungi warga sipil, mengirimkan bantuan, serta mendukung pelatihan pasukan kepolisian Palestina yang baru.
Media Israel menekankan bahwa Indonesia belum menentukan kapan pasukan akan diterjunkan dan mandat apa yang akan mereka terima, menunjukkan adanya ketidakpastian mengenai kehadiran internasional di Gaza.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

