Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Demokrat Tantang KPK dan Kejaksaan: Berani Bongkar Bandit Bandara Morowali?

Repelita Jakarta - Kontroversi mengenai fasilitas penerbangan yang diduga tidak memiliki izin lengkap di area PT Indonesia Morowali Industrial Park terus menjadi topik hangat di masyarakat, dengan berbagai kalangan menuntut tindakan tegas dari lembaga penegak hukum untuk mengungkap potensi kerugian negara yang masif.

Partai Demokrat secara lantang menyuarakan tuntutannya agar Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung segera turun tangan melakukan investigasi transparan terhadap dugaan pelanggaran yang dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap integritas wilayah nasional.

Ricky Kurniawan sebagai perwakilan Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat mengecam operasional bandara tersebut sebagai ancaman serius yang merampok hak negara dan melemahkan fondasi kedaulatan Republik Indonesia.

Bandara khusus ilegal di Morowali jelas sangat merugikan negara dan mengangkangi kedaulatan NKRI.

Ia secara spesifik menantang KPK serta Kejaksaan untuk membongkar jaringan pelaku utama di balik aktivitas mencurigakan ini, termasuk kemungkinan adanya pelindung berpengaruh yang selama ini menjaga kelangsungan operasi tanpa pengawasan.

Bisa nggak KPK dan Kejaksaan mengusut tuntas siapa saja yang menjadi pelaku utama penghianatan negara ini?

Ricky menambahkan bahwa arahan dari Presiden Prabowo Subianto soal penindakan keras terhadap segala bentuk pelanggaran harus segera diimplementasikan melalui aksi nyata, bukan sekadar wacana di meja rapat.

Arahan Presiden Prabowo harus dijalankan dengan maksimal.

Perdebatan ini bermula dari pengakuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang mengungkap bahwa bandara di kawasan IMIP telah beroperasi bertahun-tahun tanpa kehadiran otoritas bea cukai atau imigrasi, sehingga memunculkan spekulasi penyelundupan barang dan kebocoran pendapatan negara dalam skala besar.

Partai Demokrat menekankan bahwa penyelesaian cepat atas isu ini akan menjadi indikator utama bagi komitmen pemerintahan baru dalam mempertahankan supremasi hukum dan mencegah eksploitasi aset strategis oleh entitas swasta.

PT Indonesia Morowali Industrial Park didirikan pada 19 September 2013 dan diresmikan secara resmi oleh mantan Presiden Joko Widodo pada 29 Mei 2015, dengan cakupan lahan sekitar 2000 hektar.

Perusahaan ini merupakan kolaborasi antara Bintang Delapan Group asal Indonesia dan Tsingshan Steel Group dari Tiongkok, dengan Shanghai Decent Investment Group sebagai pemegang saham utama sebesar 49,69 persen.

Porsi saham lainnya dipegang PT Sulawesi Mining Investment sebanyak 25 persen serta PT Bintang Delapan Investama sebesar 25,31 persen.

Kawasan IMIP dilengkapi infrastruktur pendukung komprehensif seperti dermaga laut dalam, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, dan rangkaian pabrik pengolahan bahan baku mineral termasuk unit untuk mangan, silikon, serta kapur yang mendukung produksi nikel global.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved