
Repelita Jawa Barat - Gubernur Dedi Mulyadi menandatangani kerjasama dengan penemu bahan bakar Bobibos untuk mengembangkan energi berbasis jerami pada Sabtu 15 November 2025.
Kerjasama ini bertujuan agar bahan bakar nasional dapat memasuki tahap produksi, dengan percobaan awal akan dilakukan di wilayah Lembur Pakuan.
Dedi Mulyadi membagikan kabar tersebut melalui akun media sosialnya, menyampaikan bahwa jerami akan diolah menjadi bahan bakar nabati yang penggunaan awalnya terbatas untuk uji coba di lingkungan setempat.
Ia menegaskan bahwa proyek ini akan menggunakan dana pribadi dan bukan anggaran pemerintah provinsi, sekaligus menekankan penghargaan terhadap hak intelektual penemu muda dalam negeri.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi subsidi negara, meningkatkan efisiensi APBD, serta memberikan keuntungan tambahan bagi petani, karena jerami tidak hanya dijual sebagai limbah pertanian tetapi juga sebagai bahan bakar.
Dedi Mulyadi juga menekankan bahwa keberhasilan uji coba ini akan menjadi dasar untuk pengembangan lebih luas di tingkat pemerintahan provinsi, mendukung energi terbarukan buatan anak bangsa.
Proses pengolahan dan produksi bahan bakar ini diperkirakan akan dimulai minggu depan, dengan harapan dapat menjadi contoh inovasi lokal yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Editor: 91224 R-ID Elok

