Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rayyan Arkan Dikha Memukau Presiden dalam Tarian Aura Farming Pacu Jalur di Istana Merdeka

 Tampil di HUT RI, Bocah 'Aura Farming' Pacu Jalur Bikin Prabowo Terkesima

Repelita Jakarta - Putra Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rayyan Arkan Dikha, tampil memukau dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 17 Agustus 2025.

Bocah yang dikenal lewat tarian aura farming khas Pacu Jalur ini mengenakan busana hijau tradisional Melayu lengkap dengan kacamata yang menambah kesan unik.

Dikha terlihat menari penuh semangat di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Negara pun tampak terkesima menyaksikan gerakan tarian yang berpadu dengan musik tradisional bercampur sentuhan modern.

Aksi Dikha bersama beberapa penari lain menghadirkan koreografi yang menirukan gerakan seolah berada di atas perahu Pacu Jalur.

Pertunjukan itu pun langsung disambut tepuk tangan meriah dari Presiden dan para tamu undangan yang hadir di halaman Istana.

Tradisi Pacu Jalur sendiri semakin mendunia setelah gerakan tarian aura farming viral di berbagai platform media sosial.

Fenomena ini kemudian menarik perhatian banyak kalangan hingga selebritas lokal dan internasional ikut menirukannya.

Beberapa figur terkenal yang sempat mengikuti tren tersebut antara lain bintang sepak bola Neymar, selebritas internasional Travis Kece, hingga pembalap MotoGP Marc Marquez.

Festival Pacu Jalur 2025 rencananya akan digelar di Tepian Narosa Kuansing pada 20 hingga 25 Agustus mendatang.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan turut hadir memeriahkan ajang tahunan tersebut bersama masyarakat.

Selain tarian Pacu Jalur, suasana kemerdekaan di Istana Merdeka juga dimeriahkan dengan alunan lagu daerah khas Riau, Lancang Kuning, pada Minggu 17 Agustus 2025.

Lagu itu dibawakan secara indah oleh orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN) yang menambah kekhidmatan upacara kenegaraan.

Lancang Kuning memiliki nilai historis penting bagi masyarakat Riau karena nama itu merujuk pada kapal kayu ramping dan panjang khas Melayu yang dahulu digunakan sebagai sarana perdagangan, transportasi, maupun peperangan.

Selain menjadi peninggalan sejarah, Lancang Kuning kini juga dipandang sebagai simbol jati diri budaya Melayu Riau yang tetap dilestarikan hingga generasi sekarang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved