Repelita Jakarta - Kritikan tajam terhadap kepemimpinan yang dinilai lemah kembali mencuat. Tulisan dari @Naz_lira mengibaratkan situasi politik saat ini seperti "Macan Sirkus," di mana pemimpin tampak garang, tetapi hanya menjadi tontonan tanpa keberanian sejati.
"Lagak aja Singa, tingkah macam Kakak Tua, omong banyak, tapi takut terbang," tulis @Naz_lira dalam kritiknya.
Ia juga membandingkan sosok pemimpin saat ini dengan figur militer terdahulu yang memiliki karakter berbeda. "Mertua dia pun dulu juga tentara, tapi macam bumi dan langit aja," lanjutnya.
Menurut @Naz_lira, pemimpin sejati seharusnya memiliki karakter layaknya elang yang diam tetapi tajam, mampu membedakan antara musuh dan kawan. Sementara itu, kepemimpinan yang ada justru lebih menyerupai macan sirkus yang kehilangan wibawa di tengah lingkungannya.
"Singa tuh dikalung anjing pun tak mau, apalagi dicucuk hidung macam Kerbau. Ini dah macam Ayam rabun, Musang datang nak cabik pun dicium," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa jiwa ksatria tidak datang dari kepatuhan buta yang hanya mengharapkan penghargaan, melainkan dari keberanian merebut kemenangan. "Kalau nyali masih pucat, tak usah lah jadi pemimpin. Ini NKRI, bung. Merah ya Merah, Putih ya Putih, tak ada cerita abu-abu, itu baru nyali," tandasnya.
Lebih lanjut, @Naz_lira menutup kritiknya dengan perumpamaan yang lebih tajam. "Macan itu, meski tua dan pincang, selama dalam kawanan Macan, ia tetaplah Sang Raja pada habitatnya, tapi begitu berkawan dengan tikus, maka ia tak lebih dari sekedar Macan Sirkus."
"Terakhir, bung, tak perlu mengaku pandai besi jika masih berguru pada tukang kayu, tak usah sesumbar jaga NKRI jika melawan jepit ketiak Sedayu pun kau belum mampu," pungkasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

