Repelita Jakarta - Unggahan meme satir yang membandingkan prioritas penanganan bencana banjir bandang dengan kasus baut jembatan viral di media sosial.
Meme pertama menampilkan teks putih pada latar hitam yang menyatakan bahwa baut jembatan yang tidak jelas siapa pelakunya menjadi perhatian utama satu negara yang sibuk.
Sementara jutaan kayu ditebang dan diketahui tidak ada pelaku yang ditindak tegas.
Meme kedua memperlihatkan tiga baut besar dengan caption bahwa tiga biji baut lebih hangat dibahas daripada jutaan kayu gelondongan.
Foto lain menunjukkan tumpukan kayu gelondongan besar di sebuah lokasi terbuka dengan bangunan masjid di latar belakang.
Caption pada foto itu menyebut kayu sebanyak ini semua menteri ngomong ngawur.
Unggahan tersebut disertai narasi bahwa di Indonesia menuduh sabotase baut jembatan bisa lebih berharga daripada nyawa rakyat yang hilang akibat bencana.
Banjir kayu serta lumpur dan air telah merenggut banyak korban jiwa.
Namun perhatian publik dan aparat justru lebih tertuju pada baut yang hilang di infrastruktur jembatan.
Meme ini mengkritik bahwa jika empati kepada korban kalah penting dibandingkan besi baut maka yang rusak bukan hanya jembatan fisik melainkan sistem nilai masyarakat.
Editor: 91224 R-ID Elok

