Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Relawan DPP IKM Hadapi Jalan Rusak & Jembatan Runtuh ke Maninjau-Palimbayan, Bantu Pengungsi

Repelita Maninjau - Tim relawan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Minang melanjutkan misi bantuan pada hari kedua Sabtu 13 Desember 2025 dengan menjangkau beberapa nagari terdampak bencana di sekitar Maninjau dan Palimbayan.

“Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat.” (HR Muslim: 2699)

Pagi itu, sebelum mengambil barang pesanan, tim mampir ke kantor Bupati Agam namun hanya bertemu istri bupati untuk menyampaikan rencana kegiatan.

Setelah itu, tim berangkat menggunakan dua mobil ditambah satu kendaraan pick up untuk mengangkut bantuan menuju Maninjau.

Akses menuju lokasi bencana sangat terhambat karena jalan rusak parah dan beberapa jembatan runtuh akibat musibah sebelumnya.

Tim menyaksikan kondisi warga yang memprihatinkan tanpa pasokan listrik dan air bersih sehingga genset di masjid digunakan bergantian hanya untuk mengisi daya telepon genggam agar tetap bisa berkomunikasi.

Tim bertemu seorang ibu yang terus menangis karena kehilangan anaknya serta seorang ayah yang kebingungan setelah rumahnya lenyap.

Upaya memberikan dorongan semangat dilakukan meski bantuan yang dibawa terasa tidak cukup untuk mengobati luka mendalam mereka.

Doa dan harapan disematkan agar bantuan tersebut setidaknya meringankan beban para korban.

Tujuan pertama adalah Paninjauan di mana paket sembako diserahkan hingga kantor wali nagari karena hujan deras membuat kendaraan tidak bisa mencapai lokasi bencana di bagian atas.

Tim tetap melanjutkan perjalanan meski medan sangat berat dan cuaca buruk sejak keberangkatan.

Selanjutnya, tim menuju Nagari Bayua dan bertemu wali nagari serta mantan wakil kepala polsek setempat untuk menyerahkan bantuan karena akses ke zona bencana juga sulit dilalui kendaraan.

Perjalanan dilanjutkan ke Nagari Sungai Batang namun terhenti karena jembatan Tumayo yang menghubungkan wilayah tersebut telah runtuh total.

Di lokasi jembatan, tim bertemu wali nagari Sungai Batang, kepala polsek Tanjung Raya, serta camat Tanjung Raya.

Bantuan sembako diberikan kepada warga Sungai Batang yang datang menjemput hingga titik terakhir yang bisa dijangkau.

Perasaan haru menyelimuti tim karena wilayah tersebut merupakan tanah kelahiran orang tua salah satu anggota sehingga kehancuran ekonomi akibat matinya sektor pertanian dan keramba ikan terasa sangat pribadi.

Ribuan ikan danau mati menyebabkan harga melonjak tinggi di berbagai tempat.

Setelah dari Maninjau, tim mengambil barang pesanan di Lubuk Basung sebelum kembali ke Palimbayan untuk kedua kalinya.

Bersama koordinator Henry, tim naik hingga Nagari Silungkang karena informasi dari istri bupati menyebutkan bantuan belum banyak mencapai kawasan atas tersebut.

Di posko, tim bertemu wali nagari Silungkang Palimbayan untuk menyerahkan bantuan langsung.

Sepulang dari sana, tim sempat berjumpa dengan relawan dari DPC Rokan Hilir, Riau.

Perjalanan diakhiri dengan perpisahan di mana Henry dan Icha melanjutkan ke Padang sementara anggota lain bersama Bundo Linda menuju Bukittinggi.

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved