Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dian Sandi Bantah Bela Mati-Matian Jokowi soal Ijazah: Hanya Sajikan Fakta Asli

 

Repelita Jakarta - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi Utama menepis tuduhan bahwa dirinya telah mempertahankan mantan Presiden Joko Widodo secara berlebihan dalam polemik dugaan ijazah palsu.

Saya tidak pernah merasa membela mati-matian, tulis Dian melalui akun X @DianSandiU pada 31 Desember 2025.

Menurutnya, segala tindakan yang dilakukan selama ini hanya bertujuan menyuguhkan fakta apa adanya kepada masyarakat.

Saya hanya menyajikan fakta, apa adanya!, tegasnya.

Dian tetap yakin bahwa gambar ijazah yang pernah diunggahnya merupakan dokumen asli meskipun dipertanyakan oleh kelompok Roy Suryo dan kawan-kawan.

Sebelumnya, Dian juga merespons santai anggapan bahwa pembelaannya terhadap Jokowi layak dihargai dengan posisi komisaris di perusahaan negara.

Tidak semua yang diperjuangkan harus dibayar dengan uang dan jabatan Bro!, katanya dalam postingan di X @DianSandiU pada 29 Desember 2025.

Ia bahkan pernah menyatakan kesiapan menghadapi konsekuensi hukum jika keaslian dokumen tersebut terbukti tidak benar.

Penjarakan saya seumur hidup (Kalau foto ijazah yang saya upload tidak benar), tantangnya.

Dian menegaskan pendiriannya tidak akan goyah sedikit pun terkait keyakinan atas keabsahan ijazah tersebut.

Satu juta kali anda tanyakan, satu juta kali saya akan jawab asli, katanya.

Ia siap menerima segala risiko atas sikap teguhnya dalam isu ini.

Jika soal ijazah ini, sejengkal sekalipun saya tidak bergeser. Itu asli dan saya terima apapun resikonya, tambahnya.

Dian juga menyinggung perjalanan Roy Suryo ke Australia yang disebut-sebut untuk mencari data terkait ijazah.

Ada yang ke luar negeri katanya mau cari tau tentang ijazah ternyata diam-diam sedang mencari suaka ke Pemerintah Australia, ujarnya.

Menurut Dian, upaya tersebut tidak berhasil dan hanya berakhir pada pertemuan biasa tanpa hasil signifikan.

Ditolak, jadilah acara ngumpul-ngumpul, sindirnya.

Ia mengklaim ada akademisi yang membantu proses permohonan Roy Suryo di Australia.

Salah satu yang membantu permohonannya adalah dosen yang aktif ngajar di Negara tersebut, ungkapnya.

Namun, Dian menyatakan tidak ada bukti kunjungan resmi Roy Suryo ke institusi terkait untuk mendapatkan data.

Saya bisa buktikan dengan data. Tidak ada satupun pengunjung yang register atas namanya di sana apalagi datang untuk meminta data, tutupnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved