Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Bonnie Blue Balas Dendam di Depan KBRI London: Lecehkan Bendera Indonesia Usai Deportasi dari Bali

Kesal Ditangkap di Bali, Bonnie Blue Balas Dendam, Nekat Bikin Konten Dewasa di Depan KBRI London!

Repelita London - Pelaku konten dewasa asal Inggris, Tia Emma Billinger yang dikenal sebagai Bonnie Blue, menyatakan kekecewaannya atas penangkapan serta deportasi dari Bali setelah aktivitas pembuatan rekaman pada 13 Desember 2025.

Kini, ia melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia di London sebagai bentuk respons terhadap pengalaman tersebut.

"Saya ditangkap di Bali karena merekam film (porno), jadi sudah saatnya saya datang ke Kedutaan Indonesia agar mereka bisa menontonnya secara langsung," ujar Bonnie Blue dalam rekaman video yang menjadi viral.

Rekaman tersebut diambil pada malam hari, dengan beberapa individu pria bertopeng biru mendampinginya serta memberikan dukungan selama proses perekaman.

"Oke, jadi Bali dipotong, dan aku akan membiarkan pria-pria ini mengeluarkan sp*rma ke tubuhku," katanya dalam video tersebut.

"Menurutmu aku tidak menghormati Bali, tetapi itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan ditunjukkan oleh orang-orang ini, dan aku akan melakukannya tepat di luar kedutaan," tambahnya.

Bonnie Blue juga menyebutkan kedatangannya untuk menyelesaikan pembayaran denda senilai £8,50, yang setara dengan sekitar Rp200 ribu.

Sanksi denda itu dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada Jumat, 12 Desember 2025, terkait perkara hukum sebelumnya selama berada di Indonesia.

Tindakan tersebut memicu kemarahan luas karena bendera Merah Putih diselipkan di bagian belakang pakaiannya hingga menyentuh permukaan tanah.

Simbol negara tersebut dilindungi oleh peraturan hukum yang mengatur penghormatan terhadapnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan penolakan tegas terhadap perilaku tersebut sebagai hal yang tidak dapat diterima.

“Bendera adalah simbol kedaulatan dan kehormatan bangsa, jadi tindakan apa pun yang merendahkannya tidak dapat ditoleransi,” ungkap Dave pada Selasa, 23 Desember 2025.

Ia mengharapkan pemerintah mengambil sikap tegas serta mendorong Kedutaan Besar Republik Indonesia di London untuk menyampaikan protes resmi.

Penghormatan terhadap lambang negara harus ditegakkan baik oleh warga negara sendiri maupun asing, di mana pun peristiwa itu terjadi.

Hingga saat ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia di London belum merilis pernyataan resmi mengenai insiden video tersebut.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved