Repelita Johannesburg - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan utama pada Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Afrika Selatan dengan menekankan kemajuan teknologi keuangan digital serta program ketahanan pangan nasional dalam pidato resminya pada Sabtu 22 November 2025.
Gibran secara khusus mempromosikan sistem Quick Response Code Indonesian Standard sebagai bukti nyata bagaimana solusi digital murah dan mudah diakses mampu memperluas partisipasi ekonomi masyarakat serta mengurangi kesenjangan.
Sistem pembayaran digital QRIS nasional kami menunjukkan bagaimana solusi digital yang sederhana dan berbiaya rendah dapat mendorong partisipasi dalam perekonomian dan meminimalkan ketimpangan, tegas Gibran seperti dikutip pada Minggu 23 November 2025.
Ia juga mengangkat program Makan Bergizi Gratis sebagai strategi jangka panjang yang tidak hanya bersifat sosial tetapi juga menjadi investasi ekonomi nasional.
Presiden Indonesia berfokus pada ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis bagi 80 juta pelajar dan ibu hamil sebagai investasi strategis, jelasnya di hadapan para pemimpin dunia.
Gibran menambahkan bahwa program tersebut menciptakan efek domino positif dengan meningkatkan permintaan produk lokal sehingga memberdayakan petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di berbagai sektor.
Hal ini memberdayakan petani dan peternak, sekaligus memperluas kegiatan ekonomi di berbagai bidang, tambahnya.
Presiden Prabowo Subianto menugaskan Gibran mewakili Indonesia karena adanya agenda prioritas di dalam negeri, sementara pemerintah telah mengirim utusan khusus untuk menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

