Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ini Isi Bab 9 Buku Bung Karno yang Dikutip Hasto Usai Jadi Tersangka

 Ini Isi Bab 9 Buku Bung Karno yang Dikutip Hasto Usai Jadi Tersangka

Repelita Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memberikan keterangan terkait statusnya sebagai tersangka dalam kasus suap. Pada Kamis (26/12/2024), Hasto dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak takut jika suatu saat digiring oleh petugas KPK untuk masuk ke bilik tahanan.

Dua hari sebelumnya, Selasa (24/12/2024), Ketua KPK Setyo Budyanto mengungkapkan bahwa Hasto sudah resmi menjadi tersangka dalam dua kasus yang saling terkait. Kasus pertama melibatkan dugaan suap kepada Wahyu Setiawan, mantan anggota KPU RI, agar kader PDIP Harun Masiku dapat lolos ke DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). Harun sendiri hingga kini masih buron.

Kasus kedua berkaitan dengan tuduhan bahwa Hasto terlibat dalam merintangi penyidikan KPK terhadap Harun Masiku, dengan menyuruh Harun untuk merendam ponselnya dan melarikan diri saat hendak ditangkap.

Hasto menanggapi tuduhan ini dengan menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut tidak benar. Dalam sebuah video, Hasto memegang buku "Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia" sebagai simbol perjuangannya, menekankan bahwa dirinya tidak takut menghadapi tuntutan hukum yang ada.

"Inilah kitab perjuangan saya. Seluruh kader PDI Perjuangan sekarang memasuki tahap bab 9. Di mana Bung Karno ketika mendirikan PNI, prinsip yang dipegang adalah non-cooperation. Demi cita-cita Indonesia Merdeka, demi rakyat berdaulat, penjara pun adalah jalan dan bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita," ujar Hasto dalam video tersebut.

Buku yang dipegang Hasto adalah terjemahan dari buku "Soekarno: An Autobiography as Told to Cindy Adams" yang diterbitkan pada tahun 1965 oleh The Bobbs-Merrill Company Inc, New York. Dalam Bab 9 buku tersebut, Bung Karno berbicara mengenai perjuangan kemerdekaan dan kesediaan para pejuang untuk menghadapi segala konsekuensinya, termasuk penjara.

Hasto menggunakan isi Bab 9 tersebut untuk menggambarkan semangat perjuangannya dan mengungkapkan keyakinannya bahwa perjuangan untuk bangsa Indonesia akan berbuah kemenangan meski menghadapi segala rintangan.

Pada bagian akhir Bab 9, Bung Karno juga menceritakan pengalaman pribadinya saat ditangkap oleh pasukan Jepang, yang menjadi simbol pengorbanan dalam perjuangan melawan penjajahan.

Aksi Hasto ini turut mencuri perhatian masyarakat, yang mengapresiasi sikapnya yang tegas dalam menghadapi tuntutan hukum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved