
Repelita Jakarta - Fly Bali melalui keterangan resmi di akun Instagram @flybali_ membantah keras narasi yang beredar luas bahwa helikopter yang ditumpangi Raffi Ahmad dan Ajik Krisna hampir jatuh saat penerbangan di Bali.
Perusahaan tersebut menegaskan bahwa informasi mengenai kejadian tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya dan tidak mencerminkan kondisi penerbangan yang terjadi.
Fly Bali menyatakan secara tegas bahwa tidak ada kegagalan teknis maupun situasi darurat selama perjalanan helikopter berlangsung.
Penerbangan tersebut berlangsung dalam kondisi sepenuhnya terkendali dan berakhir dengan pendaratan aman sesuai seluruh prosedur keselamatan yang ditetapkan.
Klarifikasi lebih lanjut menjelaskan bahwa helikopter sempat memasuki area dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung sehingga tim penerbangan melakukan penilaian risiko secara hati-hati.
Atas pertimbangan tersebut penumpang meminta pilot untuk mempersiapkan opsi pendaratan darurat jika diperlukan sebagai langkah pencegahan.
Pilot kemudian mengevaluasi situasi secara teliti menenangkan penumpang serta menyampaikan bahwa kondisi saat itu masih dalam batas aman untuk dilanjutkan.
Setelah memastikan cuaca memungkinkan penerbangan kembali dilanjutkan tanpa hambatan hingga tiba di tujuan dengan selamat.
Fly Bali menegaskan komitmen penuh terhadap standar keselamatan tertinggi profesionalisme kru serta transparansi informasi kepada publik dan otoritas terkait.
Perusahaan menjaga kepercayaan penumpang melalui kepatuhan ketat terhadap regulasi pengawasan ketat serta komunikasi yang akurat dan jujur dalam setiap situasi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

