WNA Nigeria Dianiaya Petugas, Pengamat: Pemerintah Harus Segera Minta Maaf

276

Pengamat politik, Jerry Massie menanggapi soal peristiwa seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria yang diduga dianiaya petugas Imigrasi. Menurutnya, pemerintah harus minta maaf terkait hal itu.

Menurut pengamat sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini, tindakan penganiayaan yang dilakukan petugas terhadap WNA Nigeria itu sudah mencemarkan nama baik Indonesia.

Oleh karenanya, Jerry meminta pimpinan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk turun tangan menindaklanjuti peristiwa tersebut.

 

“Harus segera ditindaklanjuti, diperiksa karena sudah ada bukti-bukti. Apalagi ini sudah ada audio visualnya,” kata Jerry Massie, Rabu 11 Agustus 2021 seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Menurutnya, perlakuan semena-mena itu tidak pantas dilakukan. Apalagi, kata Jerry, Imigrasi juga seharusnya menjunjung tinggi hak asasi manusia.

 

“Jadi tentang hak asasi itu dijaga dan dijamin. Ini perbuatan tercela dan mencemarkan nama baik Indonesia,” tuturnya.

Ia pun mengaku khawatir penganiayaan terhadap WNA tersebut berdampak pada hubungan baik antara Indonesia dengan Nigeria.

Maka dari itu, menurut Jerry, sudah sepatutnya pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah Nigeria.

 

“Segera melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan permohonan maaf langsung konfrensi pers, langsung kontak perwakilan Nigeria di Jakarta,” ujar Jerry.

Sebelumnya, video penganiayaan terhadap WNA Nigeria yang diduga dilakukan petugas Imigrasi Jakarta Selatan viral di media sosial.

Dalam tayangan video yang diunggah Facebook United States of Africa tersebut, terlihat petugas mendorong kepala WNA Nigeria itu ke jok mobil.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI DKI Jakarta Ibnu Chuldun menjelaskan bahwa WNA asal Nigeria tersebut telah bertindak arogan dan lebih dulu melakukan pemukulan terhadap petugas Imigrasi.

“Yang bersangkutan dibawa ke kantor karena bersikap tidak kooperatif dengan menghardik petugas yang melakukan pemeriksaan dokumen dan malah menantang untuk ditahan,” ujarnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here