Warganet Ramai-ramai Desak Presiden Jokowi Mundur, Soeharto dan Gus Dur Ikut ‘Terseret’

415

Desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerah alias mundur terus menguat digaungkan warganet di media sosial.

Tanda pagar (tagar) #BapakPresidenMenyerahlah terus puncaki trending topic Twitter Indonesia sejak pagi hingga malam hari ini Rabu, 7 Juli 2021.

Hingga berita ini ditulis, tagar tersebut sudah dimuat oleh lebih dari 27 ribu cuitan warganet.

Beberapa warganet mendesak Presiden Jokowi mundur karena dinilai gagal menangani pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Terlebih lonjakan kasus yang kian melejit kahir-akhir ini bahkan beberapa Rumah Sakit dilaporkan kolaps hingga kelangkaan tabung oksigen.

Berdasarkan penelusuran Galamedia, ada yang menarik terselip di tengah riuhnya tagar #BapakPresidenMenyerahlan yang dicuitkan ribuan warganet.

Ada nama Presiden Soeharto dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang ikut menjadi perbandingan warganet.

Seperti diketahui bahwa Soeharto dan Gus Dur adalah Presiden Indonesia yang menyatakan mundur saat memimpin karena desakan politik rakyat.

 

“Inilah sebuah peristiwa sejarah, dimana kedua Pemimpin Ksatria negeri ini pernah mengambil KEPUTUSAN BESAR,” tulis seorang warganet dengan akun @abu_wa**.

Tangkapan layar.
Tangkapan layar.
“Mengundurkan diri dalam kepemimpinan bukan berarti kalah, melainkan sikap kesatria demi menyelamatkan bangsa yang lebih besar,” sambung dia.
Dalam cuitannya, ia sertakan foto lawas Presiden Soeharto dan Gus Dur di masa-masa akhir jabatannya.
Tagar hampir serupa juga sempat menggema di Twitter beberapa waktu yang lalu. Warganet ramai-ramai memplesetkan PPKM menjadi ‘Pak Presiden Kapan Mundur’.Sementara di sisi lain, sebelumnya desakan mundur kepada pemerintahan Presiden Jokowi juga dilontarkan oleh kelompok Mahasiswa Aliansi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Satu.

Mereka menggelar demonstrasi pada Selasa, 6 Juli 2021 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dengan membawa tuntutan salah satunya ‘Jokowi dan Ma’ruf Amin Gagal Total’.***

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here