Warga Perbatasan Kalbar Berpakaian Adat Papua, Tunjukan Persaudaraan

205

Warga dan pelajar di Perbatasan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menggelar Karnaval menyambut Tahun baru Islam 1441 Hijriah dan sekaligus memeriahkan hari kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia pada Minggu 1 September 2019, sekitar pukul 14.00 WIB.

Sejumlah warga yang menggelar karnaval menggunakan pakaian adat dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, dan di antara mereka ada yang menggunakan pakaian adat Papua.

Komandan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto menjelaskan, karnaval ini merupakan wadah untuk menyalurkan ide dan kreativitas masyarakat perbatasan sebagai wujud semangat juang, serta cinta terhadap Tanah Air.

“Melalui karnaval ini, kami bermaksud menggugah kecintaan masyarakat akan persatuan dan kesatuan. Apalagi, kita Indonesia adalah bangsa yang besar, karena perbedaan. Perbedaan tidak memecah belah persatuan, tetapi perbedaanlah yang mengeratkan kita semua,” ujar Agung.

Ragam kreativitas masyarakat perbatasan tersalurkan dalam karnaval ini. Berbagai atribut etnik yang menunjukkan keberagaman Indonesia digunakan peserta untuk menarik perhatian juri, di antaranya pakaian adat dari 34 provinsi di Tanah Air.

“Karnaval dilaksanakan dengan tema ‘Karnaval Ini Bhinneka Tunggal Ika’, pesertanya dari beberapa wilayah yang ada di kecamatan Entikong,” ucap Koordinator Pelaksana, Letda CKM Teguh Dwi.

“Di Indonesia ada Papua dan Papua pasti Indonesia, karena itu kami pakai kostum Papua. Lewat kostum yang kami pakai ini, kami mau bilang ke semua, Papua adalah saudara kami,” kata Nur, koordinator Duta Sport Wanara. (asp) viva

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here