Warga Klaten Ini Sediakan Beras Sekarung Buat Maling yang Bobol Warungnya

594

Seorang pedagang soto yang terdampak PPKM di Klaten, Jawa Tengah curhat warungnya dibobol pencuri.

Pedagang itu bukannya melapor polisi tapi justru menyediakan beras sekarung bagi pencuri jika bersedia mengembalikan tiga tabung gas curiannya.

Curhatan unik itu diunggah pemilik warung melalui akun Facebook Supartini Sasmitaa pada Jumat (6/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Unggahan di grup info seputar Klaten (ISK) itu viral dengan ratusan komentar.

Pada postingan tersebut disertai tiga foto. Dua foto pintu warung jebol dan kotak amal titipan di warung rusak.

Unggahan tersebut disertai keterangan sebagai berikut:

Sekedar info lur..Telah terjadi pencurian 3 tabung gas dan kotak amal di warung soto YuPaR depan Puskesmas Kalikotes ( Tambak sari, gemblegan, Kalikotes )
Bagi siapapun anda yg telah mengambilnya, semoga bermanfaat,. Saya tahu mungkin Anda keluarga Anda membutuhkan biaya hidup u/ beli beras atau kebutuhan yg lain, misalkan masih kurang /butuh silahkan Hubungi saya, ada satu karung beras buat anda. WA 085728643623
Matur nuwun

Unggahan tersebut dikomentari ratusan orang usai diupload pada 12 jam yang lalu. Warganet memberikan berbagai komentar, ada yang menyarankan maling warung itu segera bertaubat dan salut dengan pemilik warung.

“Apapun komen di sini…saya pribadi salud sama pemilik tabung gas…yg lapang dada…smoga sllu sehat dan dimudahkan dlm sgala hal…aamiin,” tulis akun Pay Jo Pay.

Akun lain, Pai Djo berkomentar, “Saya Sering Baca Postingan Yg Kecurian Atau Kehilangan Tapi Nembe ini baru kali ini saya trenyuh kalih Perkataan sekaligus Doa Jenengan terhadap si Pencuri Budhe ,, Dan Saya Juga lihat bbrapa Blzan Komen Jenengan Masyaallah Serasa Kena Bener2 Ikhlas dari hati bukan sekedar kata Di mulut.. Kulo Derek Doa Mugi Jenengan DiParingi Gantos Yg lebih dan Lebih ber kali” lipat Budhe Ugi Diparingi Kesehatan Bagas warass Lan Rejeki Yang Barokah … amiinnn YRA,”.

Saat dimintai konfirmasi, Supartini membenarkan warungnya dibobol pencuri. Pencuri itu menggasak tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram dan kotak amal titipan.

“Yang hilang tabung 3 dan kotak infak tapi mungkin isi mungkin nggak sampai 100 karena saya libur. Libur saya sudah sebulan kena PPKM,” jelas Supartini kepada detikcom, Sabtu (7/8/2021).

Supartini bercerita baru mengetahui warungnya dibobol maling pada Jumat (6/8) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu dia baru pulang dari RS Bagas Waras dan merasa curiga saat melewati depan warungnya.

“Saya sambil naik motor melihat kalo pagar dinding bambu samping warung rusak, terus saya putar balik,” terang Supartini.

Saat dicek, ungkap Supartini, tabung gas elpiji sudah hilang dan kotak amal tergeletak rusak. Selain itu, pintu belakang warungnya juga rusak.

“Saya melihat pintu dapur dari belakang rusak dan sedikit terbuka. Jadi pencuri mengambil tabung lewat pintu belakang, pintu warung rolling door masih utuh gemboknya,” papar Supartini.

Supartini mengakui dirinya menjanjikan memberi beras jika pencurinya mau datang. Dia menduga pencuri itu sedang membutuhkan uluran tangan.

“Bukan apa-apa mas. Siapa tahu pencuri itu benar-benar butuh makan untuk keluarga anak dan istrinya. Dalam kondisi seperti sekarang ini kita tidak tahu kondisi orang lain,” terang Supartini.

“Sekarang pun sudah dimaafkan dan kalo mau ketemu saya saya kasih berasnya 15 kilogram. Barang yang dicuri tidak dikembalikan tidak apa, meskipun saya terdampak PPKM sudah tidak jualan sebulan,” pungkas Supartini.

Sumber Berita /A rtikel Asli : Detik

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here