Waduh! Dinar Candy Terancam 10 Tahun Penjara, dan Bisa Dijerat Pasal Berlapis

408
Disk jockey (DJ) Dinar Candy

Dinar Candy terancam pidana setelah nekat melakukan aksi protes kepada pemerintah karena perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan (PPKM) dengan menggunakan bikini di jalan.

Dinar Candy juga dituding lakukan pornoaksi karena pakai bikini di jalan protes PPKM diperpanjang. Tudingan itu disampaikan Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI).

Daftar pasal bisa jerat Dinar Candy karena nekat pakai bikini di pinggir jalan. Sebab Dinar Candy terancam penjara. Selain itu bisa saja Dinar Candy dijerat pasal berlapis gara-gara Dinar Candy pakai bikini di jalan.

Pelanggaran tersebut diantaranya ada di UU Pornografi pasal 36. Di mana berisi penjelasan ‘Orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum. Menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan atau yang bermuatan pornografi lainnya’.

Apa yang dilakukan Dinar Candy mengarah pada pelanggaran Undang Undang (UU) Pornografi pasal 36. Di mana berisi penjelasan ‘orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum.

“Bisa (dipenjara). Ini negara hukum lho, ada undang-undangnya,” terang pengacara Deddy DJ pada hari Kamis, 5 Agustus 2021.

“Jadi ketika dia (Dinar Candy) mempertontonkan keseksiannya di hadapan umum dengan sengaja, pidananya jelas 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar,” kata Deddy DJ memaparkan.

Ada pula unsur dugaan pelanggaran UU ITE pasal 27 ayat 1 yang berkaitan dengan kasus asusila.

“Setiap orang yang sengaja melawan hukum, mentransmisikan baik gambar, video, untuk diketahui khalayak umum, dengan tujuan ya itu tadi, jelas melanggar asusila,” kata Deddy.

“Di KUHP pasal 281 yang berkaitan dengan kesusilaan. Jadi dia sengaja mempertontonkan diri di muka umum. Itu di dalam KUHP penjaranya jelas 2 tahun,” imbuh Deddy.

Selain itu Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra juga mengatakan “Apa yang dilakukan Dinar Candy hanya sensasi murahan. Harusnya dia bisa berbuat yang lebih bermanfaat untuk masyarakat, bukan pansos memanfaatkan isu PPKM dengan pamer aurat dengan alasan stres. Tindakannya sudah di luar batas norma sosial dan kemanusiaan. Harus ditindak secara hukum.”

Sementara Guru besar hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Hibnu Nugroho juga menyebut kalau aksi Dinar Candy bisa terancam pidana. Dinar Candy bisa terjerat Undang-Undang No 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Dinar Candy juga bisa terancam Pasal 36 UU Pornografi.

Pasal 36 mengatur soal hukuman bagi mereka yang melakukan eksploitasi seksual di muka umum. Mereka yang melanggar bisa terancam pidana 10 tahun penjara.***Aksi protes ala Dinar Candy.

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here