Viral jamaah cium kaki Habib Bahar, ‘surga bukan di telapak kaki ibu tapi……

1809

Sebuah video mendadak viral di jejaring media sosial lantaran merekam aksi sejumlah orang yang diduga sebagai jamaah mencium kaki pendakwah kontroversial Habib Bahar bin Smith.

Rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu diunggah oleh salah satu akun jejaring media sosial Twitter.

Terlihat dalam postingan tersebut, Habib Bahar sedang duduk di sebuah sofa.

Viral jamaah cium kaki Habib Bahar. Foto: Twitter
Viral jamaah cium kaki Habib Bahar. Foto: Twitter

Kemudian datang sejumlah jamaah yang rata-rata mengenakan peci atau kopiah berwarna putih, lengkap dengan sarung dan baju koko. Di antara mereka, ada pula yang mengenakan sorban.

Sambil menunduk dan jalan jongkok mendekati Habib Bahar yang sedang duduk, mereka pun menghampiri untuk kemudian menicum tangannya beberapa kali.

Bahkan usai mencium tangan, beberapa di antara mereka ada pula yang mencium kaki Habib Bahar.

Menanggapi video tersebut, si pemilik akun pun heran dan mempertanyakan soal pepatah yang mengatakan bahwa surga berada di telapak kaki ibu.

Dengan penuh satiran dia pun menyebut bahwa saat ini surga berada di telapak kaki imigran Yaman.

Mana surga di telapak kaki ibu? Sekarang surga sudah ada di telapak kaki imigran Yaman,” tulis si pemilik akun dikutip Hops.id pada Jumat, 26 November 2021.

Viral jamaah cium kaki Habib Bahar. Foto: Twitter
Viral jamaah cium kaki Habib Bahar. Foto: Twitter

Sontak video tersebut dibanjiri berbagai komentar dari warganet lainnya. Mereka pun mengaku geram sekaligus keheranan dengan sikap jamaah tersebut.

Woi gunakan otak, surga itu enggak dibawa sama ustaz model beginian kali. Sorry biar beda aku kudu speak up walau kalian buta dan tuli. Ikhhh serem ikhhh orang begini matinya gimana ya,” balas sebuah akun.

Duh miris, yang lebih mulia itu ibu, dia siapa? Sudah gitu gestur tubuhnya sok banget ya,” ujar akun lainnya.

Kebodohan yang hakiki ya ini mau mencium kaki kadal gurun sementara kepada ortunya belum pernah,” timpal seorang warganet.

Peradaban pun bisa berubah, kaum santri sungkem dan mencium kaki mantan terpidana keturunan Yaman yang brutal itu,” tutur warganet lain.

Yang pantas dicium kakinya tuh ibumu bukan turunan Yaman yang suka gebukin bocil tapi ngakunya dizolimin pemerintah,” imbuh sebuah akun.

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

79 + = 88