Viral di Medsos, Polisi Benarkan Ada Pelajar yang Tewas Saat Menuju Gedung DPR

363

JAKARTA – Beredar informasi tewasnya seorang pelajar saat mengikuti demonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) kemarin.

Kabar tersebut beredar di Facebook lewat postingan akun bernama Sidik Sasmita.

Dalam postingannya tampak foto seorang pelajar SMA menggunakan celana cokelat sedang terbaring dengan posisi baju yang sedikit terbuka.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un

Korban adalah siswa SMA Al Jihad Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Kabarnya yayasan Al Jihad merupakan milik KH. Makruf Amin.

Semoga Allah mencatat pengorbananya sebagai syuhada fie sabilillah.

*Sumber informasi: Relawan Kemanusiaan PW Persis DKI yang turun ke lapangan mengevakuasi para korban,” ujar Sidik melalui akun Facebook nya.

Dia pun menduga siswa tersebut tewas tertabrak saat dikejar aparat ketika demo.

Penjelasan polisi

Polisi pun membenarkan informasi itu. Kata polisi, siswa itu bernama Bagus Putra Mahendra (15).

Bagus disebut tewas karena kecelakaan lalu lintas ketika mengikuti aksi di depan Gedung DPR RI.

“Meninggal karena tertabrak kontainer saat longmarch ke Gedung DPR MPR” ujar Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Budi Chayono saat dikonfirmasi, Kamis (26/9/2019)

Namun polisi membantah jika korban sempat dikejar aparat sebelum tewas.

“Tidak ada aparat yang mengejar saat kejadian,” ujar Plt Kanit Lakalantas Polres Jakarta Utara, Ipda Farmal saat dikonfirmasi di waktu yang sama.

Farmal mengatakan peristiwa itu berawal ketika sebuah mobil truk trailer kontainer sedang melaju di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara.

“Trailer B 9417 QZ pengemudi saudara Ruhendi melaju dari arah barat ke timur di Jalan RE Martadianata tepatnya sebelum jembatan goyang wilayah Pademangan,  Jakarta Utara,” kata dia.

Diduga karena kurang hati-hati, kendaraan tersebut menabrak Bagus yang sedang berjalan dari arah selatan menuju utara. Akibatnya, Bagus mengalami luka parah di bagian pinggang.

Korban pun sempat dibawa ke RS Sulianti Saroso untuk penanganan lebih lanjut. Namun, nyawa Bagus sudah tidak bisa ditolong lagi dan dinyatakan tewas pukul 16.30 WIB.  , KOMPAS.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here