Vaksin Nusantara Bisa Dipakai di Seluruh RS, Siti Fadilah Supari: Jangan-jangan Menkes Enggak Ngeuh

386
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan Menteri Kesehatan Buni Gunadi Sadikin telah merestui agar Vaksin Nusantara bisa tersedia di setiap rumah sakit di tanah air.

Hal itu diungkapkan saat berbincang-bincang dengan mantan Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari melalui tayangan video pada kanal Siti Fadilah Supari dikutip Galamedia, Minggu, 6 Februari 2022.

“Vaksin Nusantara sudah bisa dipakai, seluruh rumah sakit bakal menyediakan, sesuai rekomendasi komite etik setiap rumah sakit,” ungkapnya.

Meski begitu, menurutnya, hal itu masih perlu dibahas apakah langkah tersebut sudah mencukupi agar Vaksin Nusantara bisa terakses masyarakat luas.

“Ini masih harus dibhas lagi, apakah dengan cara ini semua masyarakat bisa terakses dengan Vaknus atau dengan perlu mekanisme lain,” ujarnya.

“Namun yang pasti dari jawaban Menkes kemarin sudah bisa dipakai,” tegasnya.

Namun Siti Fadilah mempertanyakan soal Uji Klinis Fase III yang hingga saat ini tertahan.

Terkait hal itu, Melki mengatakan, dalam bukunya Dokter Terawan Agusputranto selaku penggagas, secara farmakologis sudah ada jawabannya.

“Vaksin ini efikasi bagus dan bertahan lama. tidak ada penurunan antibodi terhadap covid. KIPI pun ringan punya,” jelasnya.

Namun masalah lainnya, kata Melki, alat penyerta Vaksin Nusantara masih diproses hingga harus lulus edar.

Ia pun menyayangkan penggunaan Vaksin Nusantara terhambat oleh berbagai hal.

“Di seluruh dunia belum ada yang kayak begini. Ini vaksin dengan pola baru. Mendahului zamannya. Ribetnya di situ. alat ini bisa segera diproses sehingga keluar izin edar,” tegasnya.

Siti Fadilah pun mengaku sempat bertanya kepada dokter Terawan terkait pernyataan Menkes bahwa Vaksin Nusantara sudah bisa dipakai.

“Kata Terawan, belum ada suratnya Bu. Jangan-jangan Menkes enggak ngeuh harus ada surat,” ungkap Siti.

Sehubungan hal itu, Melki berjanji bakal terus menjalin komunikasi dengan Kemenkes agar Vaksin Nusantara bisa terakses masyarakat.

“Soalnya sekarang itu Vaksin Nusantara dianggap elite banget. Hanya bisa digunakan orang-orang tertentu,” ujar Melki.

Hal itu pun dibenarkan oleh Siti Fadilah. Disebutkan, Vaksin Nusantara terkesan hanya digunakan oleh orang-orang tertentu saja.

“Pak Prabowo kemarin juga pakai untuk booster. Banyak yang nanya ke saya, kenapa orang biasa enggak bisa,” ujarnya.

Melki pun mengungkapkan saat ini WHO dan sejumlah negara di dunia justru telah melirik sel T –metode Vaksin Nusantara– untuk mengatasi pendemi.

“WHO sama dunia kini menilai Sel T ini paling bagus untuk hadapi pandemi,” ujarnya.

Pernyataan itu ia sampaikan usai mendengar penjelasan dari seorang dokter ahli paru-paru.

Hal itu pun dibenarkan oleh Siti Fadilah. Menurutnya, Vaksin Nusantara ini sangat revolusioner karena tak memasukan virus dalam tubuh.

Sehubungan hal itu, Siti Fadilah pun menitipkan pesan kepada Melki agar Vaksin Nusantara bisa diakses masyarakat secara luas.

“Mohon titip di komisi IX agar masyarakat luas bisa merasakan,” ujarnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here