Trauma Tinggal di Papua, Warga Sulsel Mau Pulang Kampung, Tak Disangka Begini Reaksi Gubernur

421

 MAKASSAR – Meski sebagia besar warga Sulawesi Selatan yang ada di Papua, khususnya di Wamena ingin pulang kampung, namun belum direspon Pemprov Sulsel. Alasannya cukup menggelitik, takut Pemprov Papua tersinggung.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah atau yang akrab disapa NA. Meski demikian mantan Bupati Bantaeng itu mengaku terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov Papua.

Koordinasi ini hanya untuk mengetahui kondisi masyarakat Sulsel di Kota Jayapura dan Wamena.

“Sementara kami pantau perkembangannya (kondisi di Papua),” kata Nurdin Abdullah di Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar, usai menjenguk mahasiswa korban unjuk rasa, Minggu (29/9/2019), dikutip Pojoksatu.id dari Fajar.co.id.

Ditanya soal kemungkinan dilakukan evakuasi ke Sulsel, mengingat warga pendatang trauma dan ketakutan pasca kerusuhan Papua pecah pada Senin (23/9/2019) lalu, NA belum bersikap.

“Jadi sekarang pendekatan kami kepada pemerintah (Provinsi Papua). Kalau kami evakuasi (ke Sulsel) nanti pemerintah Papua tersinggung,” kata NA.

NA juga mengaku ada kemungkinan dirinya dan Kapolda Sulsel berkunjung ke Papua dalam waktu dekat ini.
Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah berkoordinasi dengan Pemprov Papua melalui Kepala Bappeda, Muhammad Musa’ad yang juga berasal dari Sulawesi Selatan menyampaikan laporan terkini kondisi Papua.

NA mengatakan warga Sulsel yang berada di Wamena telah dievakuasi ke kota Jayapura, dan yang masih berada di kota Wamena, untuk sementara mengungsi ke markas TNI dan Polri.

“Kondisi di Wamena sudah mulai membaik dibandingkan kemarin, kami memastikan bahwa warga Sulsel agar segera dievakuasi untuk mendapat perlindungan di markas TNI-Polri dan ke Kota Jayapura,” pungkasnya.

(fat/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here