TNI ribut urusi Bahar ketimbang OPM, Abu Janda ungkap alasannya: Jelas kelompok Islam…

523
Abu Janda

Pegiat media sosial Permadi Arya atau kerap juga disapa Abu Janda mengungkap alasan mengapa TNI heboh urusi Habib Bahar bin Smith, ketimbang mengurusi soal lain seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan beredar narasi di media sosial soal TNI yang disebut lebih ribut mengurusi Habib Bahar ketimbang OPM.

Nah, menanggapi adanya isu tersebut, Abu Janda pun buka suara. Abu Janda membeberkan alasan mengapa TNI turun tangan mengurusi Habib Bahar.

Melalui sebuah video di Instagram, Abu Janda membandingkan antara Islam radikal dan juga OPM dari sisi tingkat bahaya.

OPM bertujuan ingin merdeka, ingin lepas dari Indonesia, ingin mendirikan negara Papua. Sedangkan Islam radikal bertujuan ingin mengganti dasar negara menjadi syariat Islam,” ujar Abu Janda, dikutip Selasa 4 Januari 2021.

Bendera Islam dan bendera OPM. (Jakarta Globe dan Blak and Black)

Nah, dari situ, Abu Janda lanjut mengatakan bahwa OPM hanya menarget satu provinsi saja untuk lepas dari Indonesia. Sementara, menurutnya, Islam radikal menjadikan seluruh Indonesia sebagai targetnya.

“Jadi OPM hanya menarget satu provinsi saja, sedangkan Islam radikal menarget seluruh Indonesia,” lanjut Abu Janda.

Kemudian, Abu Janda membadingkan senjata yang digunakan antara OPM dengan kelompok Islam radikal.

OPM bersenjatakan senjata laras panjang, sedangkan Islam radikal bersenjatakan ayat yang ditafsirkan keliru untuk menyesatkan anak bangsa,” ucap Abu Janda.

OPM membunuh anggota TNI di Papua, sedangkan Islam radikal membunuh nalar generasi mendatang, melahirkan bibit-bibit teroris,” tambahnya.

Dari poin tersebut, Abu Janda mengatakan bahwa sudah jelas jauh lebih berbahaya kelompok Islam radikal dibandingkan dengan OPM.

“Dari dua poin ini saja jelas kelompok Islam radikal jauh lebih berbahaya daripada OPM, karena OPM hanya mengancam satu provinsi saja, sedangkan Islam radikal mengancam keutuhan NKRI,” terangnya.

Di penghujung videonya, Abu Janda juga menyinggung soal tindakan KASAD Jenderal Dudung Abdurachman dan Danrem Fauzi.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here