TKA China Masuk Indonesia, Demokrat ke Pemerintah: Jangan Main-Main dengan Nyawa Rakyat

819
TKA CHINA

Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menanggapi terkait masuknya 34 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Indonesia di tengah kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM Level 4.

Demokrat pun meminta kepada pemerintah untuk serius menangani pandemi Covid-19. Sebab, kata Herzaky, mendatangkan TKA China justru beresiko bagi keselamatan rakyat Indonesia.

Diketahui, Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan adanya 34 TKA asal China telah masuk ke Indonesia.

Para WNA asal Tiongkok tersebut diklaim telah mengantongi izin tinggal terbatas (ITAS) yang sudah memenuhi aturan Satgas penanganan Covid-19.

Herzaky pun menegaskan kepada pemerintahan Jokowi agar tidak bermain-main dengan nyawa rakyat terkait kedatangan TKA China tersebut.

 

“Jangan main-main dengan nyawa rakyat. Apa pemerintah memang tidak pernah mau belajar dari kegagalan beberapa bulan ini?” ujar Herzaky, Senin 9 Agustus 2021 seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Selain itu, kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat ini juga merasa heran sebab di satu sisi pemerintah menekan masyarakat untuk tidak melakukan mobilitas namun di sisi yang lain Warga Negara Asing (WNA) justru dibebaskan masuk ke Indonesia dengan mudah.

“Padahal, pemerintah sudah mengeluarkan larangan terkait masuknya orang asing termasuk pekerja sejak 21 Juli 2021. Apakah warga kita bahkan mesti mengalami diskriminasi, bahkan oleh pemerintahnya sendiri?” tutur Herzaky.

Berdasar hal tersebut, Herzaky meminta kepada pemerintah untuk menunjukkan komitmen terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dengan tegas.

Menurut kader Demokrat itu, nyawa rakyat harus menjadi prioritas pemerintah dibanding memprioritaskan kedatangan TKA China.

“Tolong pemerintah tunjukkan ketegasan dan keseriusannya menangani pandemi Covid-19 ini. Jangan main-main dengan nyawa rakyat,” ujarnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here