Tinjau Vaksinasi, Puan Maharani Tanya ke Anak SD: Tahu Siapa Saya?

470
Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau vaksinasi anak di Boyolali, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan ini, Puan didampingi oleh sejumlah kepala daerah Solo Raya, termasuk Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Begitu tiba di Solo, Puan langsung berangkat menuju Boyolali untuk meninjau vaksinasi dosis kedua anak di SDN 1 Sawahan.

Selain sejumlah anggota DPR dan Bupati Boyolali M. Said Hidayat, Gibran dan kepala daerah Solo Raya lainnya juga ikut menemani Puan meninjau vaksinasi di Boyolali..

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun menyapa para siswa sambil memantau jalannya vaksinasi.

Puan berdialog dengan para siswa yang menjadi ‘dokter kecil’ sambil berpesan agar selalu berani dan sabar jika mereka betul-betul menjadi dokter ketika dewasa kelak.

“Kamu dokter kecilnya ya? Harus selalu berani ya,” ucapnya kepada salah seorang ‘dokter cilik’.

Puan juga berbincang dengan petugas kesehatan untuk menanyakan proses vaksinasi.

Setelahnya, ia menyempatkan untuk mengamati proses pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah mulai dijalani para siswa sambil membagi-bagikan buku.

“Tahu siapa saya?” tanya Puan kepada para siswa.

“Puan Maharani,” jawab seluruh siswa serentak.

“Di sini siapa yang bercita-cita menjadi polisi?” lanjut Puan ketika memantau proses PTM di ruang Kelas V SDN 1 Sawahan.

Beberapa anak pun mengancungkan jempol. Puan lalu memberikan pujian kepada dua siswa yang datang ke sekolah dengan memakai kostum seragam Polisi.

“Semoga cita-citanya terkabul saat nanti sudah dewasa ya,” ucapnya.

Puan pun menekankan pentingnya vaksinasi di lingkungan sekolah agar anak-anak Indonesia bisa kembali bersekolah dengan aman.

“Karena itu kita harus gotong royong mempercepat vaksinasi kepada anak-anak termasuk di tingkat Sekolah Dasar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Puan meminta kepada para orang tua untuk tidak khawatir mengizinkan anaknya divaksinasi.

Ia mengingatkan pentingnya vaksin diberikan kepada anak agar dapat melindungi mereka dari ancaman virus Covid-19, apalagi kasus varian Omicron di Indonesia sudah semakin meluas.

“Jangan takut vaksinasi Covid-19 dan jangan percaya kalau ada yang bilang vaksinasi itu bahaya,” ungkap Puan.

“Vaksinasi Covid-19 itu aman. Sudah diuji dan sudah ada lebih dari 100 juta orang di Indonesia yang divaksin,” sambung mantan Menko PMK itu.

Meski sudah ada program vaksinasi, Puan meminta orang tua dan guru untuk tetap mengingatkan siswa-siswinya agar selalu menjaga protokol kesehatan.

Ia juga mengingatkan pihak sekolah untuk terus memastikan sekolah dalam keadaan aman sehingga anak-anak bisa mengikuti PTM dengan baik.

“Tetap jaga protokol kesehatan setelah divaksin. Gunakan masker, jangan berkerumun, dan rajin-rajin cuci tangan,” sebut Puan.

Sumber Berita / Artikel Asli : FAJAR

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here