Tingkah Irjen Napoleon: Goyang TikTok di Pengadilan hingga Aniaya Muhammad Kece di Tahanan

293
Irjen Napoleon

Irjen Pol. Napoleon Bonaparte menjadi sorotan terkait aksi penganiayaan yang dilakukannya kepada Muhammad Kece.

Dia merupakan tersangka yang ditahan atas perkara penerimaan suap dari terpidana kasus maling uang rakyat ‘cessie’ Bank Bali Djoko Tjandra.

Selain tindakannya menganiaya dan melumuri Muhammad Kece dengan kotoran manusia, sejumlah aksinya pun kembali menjadi sorotan.

Goyang TikTok

Napoleon Bonaparte melakukan aksi goyang TikTok usai dijatuhi vonis pada pertengahan Maret 2021 lalu.

Pada 10 Maret 2021, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 4 tahun penjara, ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Napoleon Bonaparte dinilai terbukti menerima suap 370 ribu dolar dan 200 ribu dolar Singapura (sekitar Rp7,23 miliar) dari Djoko Tjandra.

Aksi goyang TikTok pun dilakukannya setelah bersalaman dengan para penasihat hukumnya.

“Sudah ya, sudah ya, apa perlu saya goyang TikTok?” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Senin, 20 September 2021.

Dalam video yang beredar, terlihat Napoleon Bonaparte mengangkat dan menekuk tangan sebelah kirinya, sedangkan tangan kanannya diarahkan ke bawah dan berjoget TikTok sambil tersenyum ke hadapan wartawan.

 

Dia mengepalkan kedua tangannya dan digerakkan, sambil menggoyangkan pinggulnya sebanyak dua kali.

Penganiayaan Muhammad Kece

Bareskrim Polri menerima Laporan polisi (LP) Nomor 0510/VIII/2021/Bareskrim.Polri pada tanggal 26 Agustus 2021 atas nama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

Kemudian terungkap bahwa sosok yang dilaporkan pemilik nama Muhammad Kosman tersebut ternyata adalah Irjen Pol. Napoleon Bonaparte.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Polisi mengungkapkan bahwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte telah memukuli dan melumurkan kotoran manusia kepada Muhammad Kece.

Informasi tersebut disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi pada Minggu, 19 September 2021.

“Dalam pemeriksaan, terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah dipersiapkan pelaku,” tuturnya, dikutip dari Antara.

Andi Rian Djajadi pun membeberkan kronologi aksi pelumuran kotoran terhadap Muhammad Kece yang dilakukan oleh Napoleon Bonaparte tersebut.

Dia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari yang sama pada hari yang sama saat Muhammad Kece mengalami penganiayaan di sel isolasi.

“Iya, sambil memukul juga melumuri kotoran manusia,” ucap Andi Rian Djajadi.

Dia mengungkapkan bahwa kotoran manusia tersebut sudah dipersiapkan Napoleon Bonaparte, dan disimpan di kamar selnya.

Seorang saksi mengaku mendapat perintah dari Napoleon Bonaparte untuk mengambil kotoran tersebut.

Setelah itu, Napoleon Bonaparte melumurkan kotoran manusia ke wajah dan tubuh Muhammad Kece.

“Salah satu saksi diperintahkan NB untuk mengambil bungkusan kotoran yang sudah disiapkan di kamar NB, kemudian NB sendiri yang melumuri.” kata Andi Rian Djajadi.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here