Terkait Cat Pesawat Elit Demokrat Ramai-ramai Serang Jokowi, Seolah Warna Cat Pesawat Lebih Mendesak dari Nyawa Rakyat

513
Jokowi, Pesawat RI

JAKARTA – Elit Partai Demokrat ramai-ramai menyerang Presiden Jokowi terkait penggantian warna cat pesawat kepresidenan yang menelan biaya Rp2 miliar lebih.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik menyindir Jokowi yang sempat menolak pembelian pesawat pada masa pemerintahan Presien Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Dulu Jokowi menolak pesawat kepresidenan yang dibeli SBY. Katanya, “pendidikan dan kesehatan” lebih perlu perhatian,” kata Rachland melalui akun Twitter pribadinya, @RachlanNashidik, Kamis (5/8).

Rachland mengatakan, di saat Indonesia sedang sulit, Jokowi justru mengubah warna cat pesawat kepresidenan dengan menghabiskan uang yang yang cukup besar.

“Kini, saat Indonesia darurat kesehatan, Jokowi memakai duit negara untuk mengubah cat pesawat yang ditolaknya. Seolah warna cat lebih mendesak dari nyawa rakyat,” cetusnya.

Menurut Rachland, pemerintah Jokowi sudah lama ingin mengubah warna cat pesawat kepresidenan.

“Sudah lama ingin ganti cat. Mulai Februari 2020 pada pesawat Garuda yang disewa untuk kunjungan Presiden ke AS tapi batal karena pandemi,” jelasnya.

“Dulu masih malu malu. Sekarang merah terang-terangan. Padahal di masa pandemi yang makin parah ini, entah kapan pesawat akan digunakan?,” sambungnya.

Rachland membagikan gambar pesawat Garuda Indonesia yang sempat disewa untuk kunjungan presiden. Pesawat itu dicat merah pada bagian tengah.

“Dulu saja setelah dicat begini batal dipakai karena dihadang pandemi. Apa sekarang pandemi sudah usai?,” tandas Rachland.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K Harman turut menyoroti penggantian warna cat pesawat kepresidenan.

Benny membagikan tautan berita Tempo berjudul “PDIP Tolak Rencana Pembelian Pesawat Kepresidenan”.

“Kini pesawat itu diam-diam mereka cat dan ganti warnanya dari biru ke merah. Habiskan uang miliaran rupiah. Di saat banyak pasien Covid mati karena sulit dapat kamar rumah sakit dan tabung oksigen,” cetus Benny.

Hal serupa diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

Jansen Sitindaon menyindir Jokowi yang sebelumnya menolak pembelian pesawat kepresidenan.

Jansen membagikan tautan berita berjudul “Ini Kata Jokowi Soal Pembelian Pesawat Kepresidenan”.

“Ternyata tahun 2014 pak @jokowi pernah mengatakan terkait pesawat presiden anggaran sebesar itu dipakai menutupi kebutuhan dasar saja pendidikan kesehatan dll,” kata Jansen melalui akun twitternya, @jansen_jsp.

“Padahal pak @SBYudhoyono cuma pakai pesawat ini beberapa bulan saja. Yang nolak malah terus pakai,” tandas Jansen.

Sementara Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief mempertanyakan maksud perubahan warna cat pesawat kepresidenan.

“Sekarang pesawat kepresidenan berwarna merah. Entah maksudnya apa, bisa warna bendera bisa juga corona. Dulu biru. Desain dan warna karya seorang mayor desainer di TNI AU. Dominasi biru langit adalah upaya peningkatan keamanan penerbangan, sebagai warna kamuflase saat terbang,” kata Andi Arief.

Sumber Berita / Artikel Asli : (one/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here