Terima Pimpinan MPR, Mega: Voting Bukan Jalannya Indonesia

390

Jakarta – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan jajaran pimpinan MPR RI. Megawati bercerita tentang wejangannya kepada Fraksi PDIP di DPR sebelum pelantikan pimpinan MPR periode 2019-2024.

“Karena saya memang mengatakan ketika mau pemilihan pimpinan MPR, saya selalu menekankan kepada Fraksi PDIP untuk coba tolong didorong kalau namanya mau memilih pemimpin di MPR itu harusnya kolektif kolegial, musyawarah untuk mufakat,” kata Megawati dalam jumpa pers seusai pertemuan di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Megawati mengatakan pengambilan keputusan di MPR harus sesuai dengan nama lembaganya. Presiden ke-5 RI itu menyebut pemungutan suara atau voting bukanlah mekanisme yang sesuai dengan semangat Indonesia.

“Karena namanya Majelis Permusyawaratan Rakyat. Jadi kalau pakai voting-voting, saya bilang itu bukan jalannya Indonesia,” terang Megawati.

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan, dalam pertemuan tadi, pihaknya tak hanya memberi undangan pelantikan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Bamsoet mengatakan MPR juga meminta pandangan Megawati mengenai wacana amandemen UUD 1945 terkait GBHN.

“Umur konstitusi kita sudah 17 tahun dan Ibu Mega melaksanakan paling tidak selama 2 tahun. Ibu Mega merupakan presiden masa transisi sebagai mandataris yang terakhir di MPR. Diskusi berlangsung hangat,” terang Bamsoet.
(zak/gbr) detik

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

71 + = 74